Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Hybrid Karya Anak Bangsa: Dendrobium Lumajang Exsotik

Gambar
Assalamu‘alaikum pecinta anggrek Anggrek Capung begitu fenomenal di negeri kita. Tak mengherankan apabila banyak breeder yang dibuatnya penasaran dan kemudian mencoba untuk memecahkan misteri asal-usulnya. Sayangnya hingga kini belum ada yang mampu membuat remake-nya. Walaupun bisa dikata ‘gagal’ tetapi di lain sisi bisa didaftarkan ke RHS dengan ID berbeda tetapi resmi. Salah satunya adalah anggrek hibrid mirip Anggrek Capung , yaitu…   Dendrobium Lumajang Exsotik, E.Y.Purwanto 2021     Parents : Dendrobium Burana White × Dendrobium stratiotes Originator : E.Y.Purwanto Registrant/Author : E.Y.Purwanto Date : 03/11/2021 FYI : Ketenaran Dendrobium atau Anggrek Capung yang misterius asal-usulnya membuat penasaran beberapa breeder Indonesia. Dan memang tampilan Dendrobium Lumajang Exsotik juga miri...

Catatan tentang Belajar Polinasi atau Penyerbukan Buatan

Gambar
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Hi guys …. Salah satu memperbanyak anggrek adalah dengan cara generatif buatan atau penyerbukan buatan. Secara alami proses penyerbukan dibantu oleh serangga dan hewan, air, atau udara. Ada juga yang memang punya kecenderungan menyerbuki sendiri ( self pollinating ). Dan penyerbukan buatan/paksa yang dilakukan manusia, selain untuk memperbanyak populasi anggrek, juga untuk menghasilkan anggrek-anggrek baru (anggrek silangan/anggrek hibrid). Memang proses pengecambahan biji-biji anggrek harus dengan alat-alat khusus yang tidak semua pecinta anggrek mampu membeli dan melakukannya. Namun, tidak ada salahnya bukan bila kita mencoba belajar cara penyerbukan. Ada banyak cara menyerbuk secara buatan, bisa secara selfing, sibling, interseksi, atapun intergenera. InsyaAllah akan dibahas tersendiri. Intinya perlakuan ini adalah menempelkan polinia (jantan) ke bagian alat penyerbukan betina. Karena itu, author pun belajar melakukan penyerbukan b...

Fenomena Non-Resupinate: Phalaenopsis fimbriata J.J. Sm. 1921

Gambar
Assalamu’alaikum temans 2 tisa Beberapa kali di kebun terjadi fenomena langka, kuntum anggrek non-resupinate. Normalnya, meski tidak semua jenis anggrek, kuntum bunga akan berputar dengan lidah berada di sisi bawah. Namun Phalaenopsis fimbriata ini tidak mampu untuk berputar secara normal. Jadilah dia mengalami fenomena yang disebut non-resupinate.  Meski pun tampak unik, sebenarnya merupakan suatu kecacatan. Memang banyak anggrek yang secara alamiah kuntumnya non-resupinate, misalnya beberapa jenis Epidendrum. Tetapi untuk anggrek yang alamiahnya resupinate, menjadi non-resupinate itu merupakan ketidakwajaran (tidak normal). Entah apa sebabnya, author belum mengetahui referensi yang membahasnya. Mungkin dikarenakan agroklimat yang tidak mendukung sempurna. Nutrisi yang dibutuhkan kurang, atau sebab lainnya? Maybe!  

Dendrobium aphyllum (Roxb.) C.E.C. Fisch. Mekar pada Bulan Mei dan Juni

Gambar
اَلسَّÙ„َامُ عَÙ„َيكُÙ… Ùˆَ رَحمَØ©ُاﷲِ Ùˆَ بَرَÙƒَاتُÙ‡ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dendrobium aphyllum (Roxb.) C.E.C. Fisch. 1928 begitu mudah bertunas dan/ataupun berkeiki. Karena itu biasanya kita punya beberapa rumpun, meski hanya terdiri dari beberapa bulb saja. Sisi positifnya dengan banyak rumpun, waktu berbunganya tidak sama. Jadi dalam satu bulan kita bisa melihat bunganya beberapa kali. Di kebun author selama bulan Mei dan Juni silih berganti rumpun dan bulb yang berbunga. Entah seperti ini dimasukkan ke dalam masa berbunga (flowering time) atau tidak. Hmm, admin g peduli, yang penting telah ikut mendokumentasikan.