Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

Apa itu Monopodial dan Sympodial?

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh     Semua anggrek merupakan herba perenial (lebih setahun hidupnya), meskipun sudah tak nampak daun dan bulbnya karena memasuki masa dorman. Biasanya anggrek tanah dan saprofit yang bersifat demikian ini. Berdasarkan kepemilikan titik tumbuh atau tipe pertumbuhan, anggrek dikelompokkan ke dalam 2 tipe, yakni Monopodial dan Sympodial . Banyak yang mendeskripsikan secara berbeda pengertiannya. Admin berusaha melakukan pendekatan dengan mengambil kesimpulan. Monopodial : Secara sederhana (anggrek) Monopodial adalah anggrek yang hanya mempunyai satu titik tumbuh (mata tunas) yang mana pertumbuhan batang palsu/pseudobulb terus memanjang/meninggi atau horizontal. Satu rumpun = satu batang. Secara e tymology berasal dari bahasa New Latin monopodium ( mono + podium ) atau axis/sumbu atau ‘satu kaki’. Contoh anggrek monopodial sais kecil: Luisia , Jewel Orchids, Robiqueta...

Anggrek Merpati Dendrobium crumenatum Sw. - Anggrek Populer di Indonesia (9)

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Wanginya memang super dan dikenal sebagai anggrek terwangi yang aromanya bisa tercium beberapa meter. Warnanya yang putih bersih dihiasi warna kuning pada lidah memang mempesona. Meski hanya sehari (2 hari) mekarnya, tetapi tidak menyurutkan pecinta anggrek untuk ‘wajib’ memilikinya. Terkenal sebagai anggrek yang super tahan banting. Diacuhkanpun dia tetap akan berbakti mengeluarkan bunganya yang wangi dan cantik.

Robiquetia insectifera (J.J.Sm.) Kocyan & Schuit

Gambar
  Assalamu’alaikum sahabats 2tisa Belum ada informasi istimewa yang penulis dapatkan tentang anggrek spesies satu ini, kecuali mungkin salah satu yang tersebar di banyak wilayah dalam genusnya. Mengenai daerah penemuan di alamnya ini banyak perbedaan pendapat. Jadi diberikan bagian tersendiri pada page ini. Bunganya kecil-kecil berdiameter 5 mm, tapi mekar ramai dalam satu tangkai bunga terjumbai yang muncul dari ketiak daun. Ada yang menyebutnya seperti liontin – Pouched Orchid . Memiliki aroma harum meski harus dekat sekali hidung kita. Bentuknya juga unik dengan tabung/taji bunga sangat panjang - dibanding skala bunganya - dan mengembung di ujungnya. Bentuk sepal-petal saling mirip dengan dasar warna kuning berhiaskan garis lebar/bar berwarna kecoklatan. L abellum memiliki tiga lobus. Plantnya sih digolongkan sais mini sampai medium. Meski mini, tetapi bulbnya lebih panjang dibanding genus Ascocentrum . Bulb juga tidak tertutup rapat oleh seludang daun. Akar khas t...

Anggrek Superbien Dendrobium x superbiens nothovar schroederianum - Anggrek Populer di Indonesia (8)

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Satu-satunya anggrek semi keriting yang hampir menyebar merata di Indonesia dan menjadi salah satu anggrek wajib. Menyukai sinar matahari langsung. Plant bisa bongsor lebih dari satu meter. Cocok ditanam secara merumpun dan akan tampil spektakuler.

Genus Didymoplexis Griffith

Gambar
  Assalamu‘alaikum guys Dulu genus Didymoplexis (dan genus lainnya yang memiliki karakter serupa) dianggap sebagai golongan anggrek saprofit (saprophytes plant). Namun setelah adanya berbagai penelitian, istilah ini ternyata tidaklah tepat, karena mereka tidak bersifat sebagai dekomposer layaknya tumbuhan saprofit lainnya. Lebih tepat bila digolongkan ke dalam anggrek atau tumbuhan mycoheterotrophic – ada juga yang menyebutnya holomycotrophic –, yang mana dalam keberlangsungan kehidupannya tergantung adanya jasad renik semacam jamur mikoriza yang hidup dalam serasah bambu. Genus Didymoplexis dan genera sebangsanya memang tidak mampu membuat makanannya sendiri. Makanan dipasok oleh mycorrhizal fungi. Bila jamur tidak ada, tidak akan muncul anggrek hantu. Karena itu tidak semua rumpun bambu mampu memunculkan anggrek-anggrek yang dikenal sebagai Anggrek Hantu, Ghost Orchids, Leafless Orchids, atau Anggrek Aklorofil. Berdasar observasi, genus Didymoplexis di Jawa paling banyak ...