Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Coba Bonggol Benalu Mangga untuk Media Anggrek

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Hai guys pecinta anggrek di Indonesia dan dimana sajaaahhhh! Admin lagi coba media baru ya untuk anggrek-anggrek koleksi. Terbuat dari bonggol Benalu Mangga. Ceritanya, pohon mangga depan rumah harus dipotong sebagian karena mengganggu kabel listrik dan internet. Tetapi karena kesulitan terhadap risikonya (kabel putus), akhirnya pohonnya dijual aja sekalian. Nah pembeli hanya bawa batang utama dan dahan-dahan besar. Sisanya ranting-ranting dibiarkan. Ya pemilik yang harus beresin sendiri, wkwkwk. Ternyata banyak sekali ya bonggol-bonggol benalu. Ukurannya pun besar-besar. Kenapa tidak dicoba aja untuk dijadikan media tempel anggrek?  Admin hanya pilih yang berukuran relatif besar. Bonggol kecil atau sedang tetap dipilih bila terlihat kuat. Artinya bisa dipakai bertahun-tahun. Kira-kira gimana ya progress dan hasilnya? Wah, harus tunggu beberapa bulan lagi yaa karena barusan ...

Vanda miniata Sudah G Masuk Anggrek Langka, Alhamdulillah

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Keputusan pemerintah untuk tidak (lagi) memasukkan Vanda miniata (Lindl.) L.M.Gardiner 2012 ke dalam daftar tumbuhan yang dilindungi tentu membawa angin segar bagi pemerhati anggrek di Indonesia. Itu artinya para pecinta anggrek di Indonesia bebas jualbeli, asalkan tidak dikirim ke luar negara (Appendix II). Entah apa kriteria pemerintah, tetapi tentunya populasi anggrek vanda mini ini dianggap tidak lagi mengkhawatirkan. Padahal area distribusinya semakin menyempit hanya meliputi Jawa, Malaysia, Sumatra. Ya memang kita sendiri g tahu seberapa besar sih populasinya. Tetapi bila dilihat dari grup-grup anggrek di Fb, penjual anggrek ini banyak yang dari Banyuwangi. Itu artinya ‘memang banyak’ ditemukan di hutan-hutan jati Banyuwangi. Karena diperoleh ‘liar’ atau bukan budidaya, harganya termasuk murah’meriah’. Mungkin populasi yang menggembirakan ini efek dari perlindungan terhadap t...

Cattleya NOID ‘Mantinii’ Mekar Januari 2026

Gambar
  اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah, rupanya sekarang lagi musimnya Cattleya NOID ‘Mantinii’ berbunga, termasuk juga di kebun kami. Lho bukannya yang di foto itu anggrek hibrid lejen yang di kalangan pecinta anggrek dikenal dengan nama Cattleya Mantinii? Wah, kalau sekarang admin tidak berani lagi pakai nama itu. Termasuk juga nama Cattlianthe Mantinii yang keduanya memang sama-sama diregister oleh Mantin. Lho kenapa? Simak pada postingan yang akan datang ya guys, akan kita beberkan alasannya. InsyaAllah!  FYI: sudah terlanjur terkenal dengan ID itu, pada kolom label tetap admin sertakan Cattleya Mantinii ya ...

Dendrobium anosmum ‘huttonii’, Alhamdulillah Ternyata Bisa Mekar Full Seminggu (Itupun Belum Layu Bener Lho)

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Biasanya Dendrobium anosmum ‘huttonii’ di kebun kami mekarnya g sampai seminggu. Antara 5 – 6 hari (saja). Seminggu full jarang terjadi. Entah mengapa, kami belum menemukan jawabannya. Tetapi … Kondisi kebun baru kami berbeda dengan kebun lama. Dekat dengan sungai kecil, sekitar 20 m jaraknya. Samping kanan ada kebun kemudian sungai itu. Samping kiri kebun juga yang dibatasi tembok tinggi. Depan rumah jalan raya dan kebun lagi yang dibatasi juga dengan tembok tinggi. Belakang rumah ada kebun kami dan kebun tetangga yang dibatasi juga dengan tembok tinggi. Mungkinkah kondisi lingkungan baru ini yang menyebabkan anggrek Dendrobium anosmum ‘huttonii’ saat ini bisa mekar hingga lebih dari 7 hari? Pada postingan tanggal 31 Desember 2025 fotonya anggrek dalam keadaan masih kuncup, tetapi rilnya sudah mekar sempurna. Admin lagi malas mindah foto dari Hp ke PC. tgl. 30-12-2025 tengah-teng...

Jangan Sampai Salah Sebut ID Yaaa!

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Jadi, jangan dek yaa!!! Inilah salah satu kisah dari anggrek yang sering disebut secara keliru. Nama resmi dari anggrek spesies yang wangi ini adalah Dendrobium anosmum var. huttonii (Rchb.f.) Ames & Quisumb, 1935. Panjang ya? Suseh untuk hafalin. Ok mari kita hilangkan bagian nama yang tidak penting untuk dihafalkan, yakni authors. Tinggal Dendrobium anosmum var. huttonii . Hmm masih panjang ya. Kita singkatkan lagi jadinya Dendrobium anosmum ‘huttonii’ . Tetap aja masih terasa panjang dan bikin meleset lidah kita. Jadinya pecinta anggrek di Indonesia sering hanya meny ebutnya Dendrobium huttonii . Singkat dan masih mudah diingat ya. Tetapiiii …. Nah ini masalahnya. Nama tersebut ternyata punya anggrek lain yang lebih berhak menyandang nama itu, yakni Dendrobium lancifolium A.Rich. Meskipun sekarang hanya berlabel sinonim, tetapi tetap kita tidak boleh menyematkannya...