Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Bulan April 2026: Mekarnya Dendrobium Yaya Victoria & Cymbidium aloifolium

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Hai guys, sepuluh hari menjelang berakhirnya bulan April 2026, ada 2 anggrek yang mekar, Dendrobium Yaya Victoria, E.Zayas-Bazan 2004 dan Cymbidium aloifolium (L.) Sw. (1799). Sayangnya anggrek Cymbidium mekarnya g normal. Banyak yang mengering dan rontok walau masih knop. Mungkin karena cuaca yang panas banget dan telat untuk digeser ke area yang lebih teduh.  

Broughtonia negrilensis Ataukah Laelonia Joyce Hylton?

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Penasaran hingga saat ini ID dari anggrek yang saya dapatkan dari ikutin kuis. Pada tagname tertulis Broughtonia negrilensis yang dideskripsi oleh Fowlie dan diterbitkan pada tahun 1961. Asalnya dari Jamaika. Itu informasi tertulis dari IDnya. Di Indonesia, Broughtonia negrilensis yang beredar tampilannya ya persis seperti pada photo. Kemungkinan dari satu seller/pekebun/eksportir. Memang ada beda tipis-tipis. Bisa jadi karena kondisi lingkungan yang agak beda. Tetapi kebanyakan miripnya 95% satu sama lain. Tetapi … Setelah anggrek di kebun mekar (sudah 2x) dan coba banding-bandingkan dengan memakai keyword Broughtonia negrilensis , ternyata foto-foto yang ada di internet tidak ada yang sama. Jadinya ragu pakai nama ini. Memang ada beberapa nama yang muncul tampilannya mempunyai kemiripan yang lebih besar/tinggi. Dan ada beberapa foto yang sama persis dengan ID Laelonia Joyce...

Dendrobium bigibbum var. compactum?

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sungguh g nyangka nih guys, ternyata q punya Dendrobium bigibbum . Kucoba-coba ingat-ingat ‘darimana ya asal plantnya’? Sepertinya ini dari tanteku. Jadi kita saling barter gitu ya. Waktu itu q dikasih ini dan apa lagi dah lupa karena dah lama banget. Tapi q ingat waktu itu tanteku berkata ‘Sekarang banyak dibuat kecil-kecil (maksudnya plantnya kecil)’ tanpa kita tahu sama sekali kalau anggrek itu adalah Dendrobium bigibbum (terduga var. compactum ) yang memang ukuran plantnya paling kecil. Saat itu aku memang belum ngeh dengan dunia anggrek. Apalagi spesies ini terkenal sulit dibanding-bandingke antar variannya. foto tidak sesuai aslinya yang lebih gelap warna pinknya, meski ya g gelap banget Nah saat berbunga seminggu lalu, aku baru sadar kalau ternyata bukan Dendrobium bigibbum var. schroederianum ( Anggrek Larat) seperti yang selama ini q kira. Curiganya kenapa warnanya lebih ge...

Tahun 2020-an Merupakan Masa Keemasan Hibridisasi Dendrobium Black Spider di Indonesia

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dendrobium hibrid ini pernah viral pada masanya. Termasuk anggrek mahal saat itu karena populasinya masih terbatas. Kini pun juga masih mahal harganya meskipun tidak setinggi sebelumnya. Warnanya yang gelap memang sesuatu. Disukai banyak penggemar anggrek di Indonesia meskipun di luar negeri, warna gelap bukanlah warna favorit. Ya itulah dia … Dendrobium Black Spider Selain mahal, anggrek ini juga terkenal sebagai anggrek mandul. G bisa disilangkan atau jadi indukan. Ya begitulah isunya dulu. Alasan terkuat adanya desas-desus bisa dilogis, yakni para breeder Indonesia belum menemukan resep formulanya, sehingga susah untuk disilangkan. Tetapi, kalau kita lihat sekarang di OrchidRoots (RHS) ternyata banyak hibrid-hibrid baru bermunculan dari induk yang sama, Dendrobium Black Spider. Bahkan karya Indonesia mendominasi. Sangat! Bayangkan dari 85 turunan Dendrobium Black Spider...

Dendrobium Caesar Red ≠ Dendrobium Caesar Green ≠ Dendrobium Caesar

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sebenarnya belum ada keinginan untuk tulis hibrid ini. Tapi karena kemarin telah dipost tentang hibrid yang bernama sama, yakni Dendrobium Caesar Green, maka mau g mau ya kita mau review hibrid ini supaya teman-teman g keliru paham dalam mengidentifikasinya. Inilah  .... Dendrobium Caesar Red Hibrid ini punya silsilah yang jelas dan sudah terdaftar di RHS. Hasil karya P. Buranaraktham 2001. Tetapi meskipun dilabeli nama Caesar, seperti halnya Dendrobium Caesar Green, Dendrobium Caesar Red juga tidak ada hubungannya sama sekali dengan Dendrobium Caesar. Artinya Dendrobium Caesar Red bukanlah form/variasi dari Dendrobium Caesar, tetapi Dendrobium Caesar merupakan salah satu induknya, sebagai induk betina. Induk jantan/pollen parent adalah Dendrobium Tokiko Inaba. Dan meski induknya, Dendrobium Caesar, tetapi tampilannya sangat berbeda ya. Fitur Dendrobium Caesar Red ...

Dendrobium Caesar Green, G Ada Asal-Usulnya

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada post sebelumnya telah ada review tentang Dendrobium Caesar. Nah pada postingan kali ini meski mereview anggrek hibrid dengan nama Dendrobium Caesar Green, tetapi keduanya tidak ada hubungan apapun. Dendrobium Caesar Green bukanlah form/versi dari Dendrobium Caesar. Jadi kita g akan menemukan silsilah dari Dendrobium Caesar Green karena hanya sebatas anggrek dagang. Nama yang disematkan secara serampangan/random hanya karena tampilannya mirip Dendrobium Caesar dengan warna hijau/hijau kekuningan. Siapa yang kasih nama? Entahlah. Tetapi mungkin dari Thailand kali ya. Tetapi hati-hati jangan salah pilih karena banyak form Dendrobium Caesar Green yang beredar. Tetapi kalau sekedar suka anggreknya aja ya g masalah meski sama-sama ijo bunganya tetapi bukan Dendrobium Caesar Green.