Catatan tentang Belajar Polinasi atau Penyerbukan Buatan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hi guys ….

Salah satu memperbanyak anggrek adalah dengan cara generatif buatan atau penyerbukan buatan. Secara alami proses penyerbukan dibantu oleh serangga dan hewan, air, atau udara. Ada juga yang memang punya kecenderungan menyerbuki sendiri (self pollinating).

Dan penyerbukan buatan/paksa yang dilakukan manusia, selain untuk memperbanyak populasi anggrek, juga untuk menghasilkan anggrek-anggrek baru (anggrek silangan/anggrek hibrid). Memang proses pengecambahan biji-biji anggrek harus dengan alat-alat khusus yang tidak semua pecinta anggrek mampu membeli dan melakukannya. Namun, tidak ada salahnya bukan bila kita mencoba belajar cara penyerbukan.

Ada banyak cara menyerbuk secara buatan, bisa secara selfing, sibling, interseksi, atapun intergenera. InsyaAllah akan dibahas tersendiri. Intinya perlakuan ini adalah menempelkan polinia (jantan) ke bagian alat penyerbukan betina.

Karena itu, author pun belajar melakukan penyerbukan buatan. Ada yang sukses, ada pula yang tidak, bahkan lebih banyak! Namanya juga belajar atau trial error.

  • Kegagalan ada yang hanya tahap awal saja (tidak cocok).
  • Ada kuntum menguncup akibat proses penyerbukan, tetapi kemudian gagal.
  • Ada yang berbuah atau seedpod, tetapi di tengah jalan gagal.
  • Ada yang mencapai umur matang, tetapi g ada bijinya.
  • Dan lain-lain.

Gpp, kita bisa belajar banyak.

Nah berikut beberapa polinasi buatan yang telah author lakukan, terlepas berhasil atau gagal.

Selfing

Phalaenopsis amabilis

sukses, meski hanya 1 seedpod

Dendrobium Genting Royal

gagal

 

Phalaenopsis amabilis – sukses, meski hanya 1

Dendrobium Genting Royal – gagal

 

Interseksi

Phalaenopsis amabilis x x Phalaenopsis fimbriata

sukses, meski 1 kuntum

Dendrobium Genting Royal x Dendrobium aphyllum

Dendrobium aphyllum gagal sebagai seed parent, tetapi berhasil sebagai pollen parent, atau berhasil membuahi Dendrobium Genting Royal

Dendrobium Genting Royal x Dendrobium bicaudatum

gagal

Dendrobium bicaudatum  x Dendrobium Genting Royal

gagal

Dendrobium Bantimurung x Dendrobium bicaudatum

sukses 1 kuntum, meski biji gagal berkembang (buah keburu pecah tetapi tidak terdapat atau tidak terbentuk biji-biji anggrek)

Dendrobium Gavin x Dendrobium capra

buah tua dan pecah, tapi tidak berserbuk (kosong). Belum diketahui faktor penyebabnya

Phalaenopsis pulcherrima x Phalaenopsis Bonita

sukses berbuah, tetapi sepertinya gagal matang

 

Intergenus

Vanda limbata x Phalaenopsis fimbriata

lupa, gagal atau berhasil

Phalaenopsis Sogo x Vanda limbata

kuntum bunga menguncup, tetapi gugur beberapa hari kemudian

Vanda limbata x Phalaenopsis Sogo

dari tiga kuntum, 2 berhasil berbuah tetapi belum diketahui hasilnya, karena hingga saat ini masih progress menuju matang buah.


Semoga ke depannya bisa sukses saat melakukan polinasi dan juga memiliki alat-alat untuk mengecambahkannya secara kultur jaringan, aamiin.     

Barakallah 4u all

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya