Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Phalaenopsis Sogo Yukidian, Masa Mekar Kuntum G Wajar

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Perasaan sudah post bunga Phalaenopsis Sogo Yukidian yang hanya sebentar, sekitar seminggu. Saat ingin mengupgrade post yang lalu, eh dicari ternyata g ada. Berarti adminnya belum ngepost ya, hiks. Jadi pas mekar tuh kuntum pertama hanya mekar sebentar. Bingung juga apa penyebabnya. Apa karena baru pindahin plantnya? Atau ada hal lain semisal cuaca yang terus menerus hujan? Akhirnya memutuskan wait and see kuntum berikutnya (kedua yang selisih mekarnya hanya beberapa hari, sekitar 2 – 4 hari) apakah memiliki ‘nasib’ yang sama dengan kuntum pertama. kuntum pertama layu tanggal 5 Februari sedang kuntum kedua mekar pada tanggal yang sama Nah berikut upgradenya guys. Ternyata kuntum kedua bisa 2 mingguan lebih guys. Baru kemarin tanggal 27 Februari kuntumnya dah layu, meski belum gugur. Admin menganggapnya sudah end mekarnya ya. Esoknya ternyata kuntum layu belum gugur juga. Sedih...

Dendrobium Pop Eye (4): Miripnya Kebangeten

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Di Indonesia ada satu pekebun besar sekaligus membuat silangan-silangan yang tujuannya untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri. Kabarnya juga ada sebagian produknya yang diekspor. Kalau g salah ingat salah satu negara tujuan adalah Singapore. Itulah PT Eka Karya. Produk anggrek hibridnya tidak pernah didaftarkan secara internasional (ke RHS misalnya), tetapi tetap dilepas berlabel. Artinya ada ID (nama)nya. Juga terdapat kode. Nah di sini menarik dan tantangan bagi penggemar anggrek di Indonesia, hasil karyanya itu mirip banget dengan anggrek-anggrek dari Thailand. Setidaknya yang banyak diproduksi dari genus Dendrobium. Kalau kita g hati-hati atau mengetahui perbedaannya, maka bisa anggrek Thailand dikira produk Indonesia (Eka Karya), atau sebaliknya. Nah, salah satu karyanya yang mirip banget dengan Dendrobium Pop Eye adalah Dendrobium Transient White Nadine. Kemiripannya plek-ke...

Dendrobium Pop Eye (3): Lah, yang Mutasi yang Mana?

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Kalau anggrek ini beneran Dendrobium Pop Eye ‘Mutasi’ berarti telah menghancurkan image saya akan mutasi. Biasanya mutasi pada bunga tuh tampilannya beda banget. Ada yang berupa paduan warna, menjadi polos atau kebalikannya (warna solid), ada juga pada bentuk bunganya. Pada warna biasanya yang polos jadi punya warna lain (bicolor hingga n warna). Atau berwarna menjadi putih, kuning, atau warna lain yang solid/polos. Coba searching biar bisa paham, karena saya belum bisa merangkai narasi yang mudah dipahami. Nah apa yang dikatakan di sini tentang Dendrobium Pop Eye ‘Mutasi’, saya belum bisa menerima dengan logika. Mengapa? Ya tampilan seperti ini belum/tidak bisa dikatakan mutasi. Selain berbeda dibanding tampilan mutasi umumnya, bentuknya juga g jauh dengan tampilan induk. Artinya masih ada kemungkinan variasi yang timbul dari perpaduan kedua induknya. Jadi saya berpikir kalau...

Dendrobium Pop Eye (2): yang Ini Bukan lho yaaa ...

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Bagi admin, link OrchidRoots memang link termudah untuk belajar anggrek hibrid. Ada silsilahnya. Ada foto spesimennya, meski g semua. Juga info-info lain yang terkait. Jadinya memang membantu banget. Link ini memang paling awal yang saya jadikan referensi untuk nyari suatu ID. Walaupun memang g semua foto spesimen sesuai, tapi tak mengapa. Entah fotonya benar atau keliru, admin tetap akan mencari info dari link-link lainnya sebagai pendukung atau pemasti. Nah salah satu dari sekian banyak foto spesimen yang g sesuai, ada ID Dendrobium Pop Eye. Ada satu foto yang tampil beda yang memang sebenarnya foto itu keliru. Foto manakah itu? Inilah dia …

Dendrobium Pop Eye (1): Tampilannya

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh   Ada satu hibrid yang cantik yang udah dirilis agak lama tapi belum masuk dalam kelompok anggrek jadul karena ‘baru’ dipopulerkan tahun 2009. Masih 16 tahun keberadannya, jadi belum bisa disebut anggrek jadul. Dialah Dendrobium Pop Eye, salah satu karya yang luar biasa dari breeder lejen Thailand, Nopporn Buranaraktham. Beliau nih sudah ngelahirkan banyak sekali yang cantik-cantik plus terkenal pula, utamanya di Indonesia. Dan kita tahu tampilan Dendrobium Pop Eye walau hanya kombinasi dua warna, pink dan putih, tetapi siapa sih yang bisa mengingkari kecantikannya. Apalagi ukurannya juga relatif besar, seenggaknya lebih dari 5 cm. Dendrobium hybrid ini merupakan hibrid interseksi bermoyangkan seksi Phalaenanthe dan Spatulata. Induknya adalah Dendrobium Nopporn White yang warna memang benar-benar putih solid yang disilangkan Dendrobium Walter Oumae. form beda dengan foto pe...