Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Cleistogami

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Duh duh duh, anggrek Dendrobium macrostachyum Lindl., 1830 di kebun ini susah banget mekarnya. Knop sih ada, tetapi belum mekar, eh keburu jadi buah. Begitu terus. Jadi sebal dah wkwkw. Nah tahukah kawans, istilah untuk itu? Yups fenomena seperti itu dikenal dengan sebutan cleistogami / cleistogam y/ cleistogami a atau perkawinan tertutup. Secara bahasa arti Cleistogami adalah penyerbukan sendiri secara otomatis dari tanaman tertentu yang dapat berkembang biak dengan menggunakan bunga yang tidak membuka (tertutup) dan menyerbuk sendiri. Contoh pada anggrek adalah Cleistogami lebih sedikit sumber daya tanaman untuk menghasilkan benih (buah) dan sangat cocok pada tanaman pangan unggul karena prosentase pencampuran gen dengan tanaman lain sangat kecil, sehingga dapat dihasilkan tanaman yang selalu unggul. Jadi kalau anggrek yang memang susah mekar sempurna itu sudah dari sononya...

Plus Minus Media Pakis

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh FYP: sebagai penggemar anggrek, kita tidak melulu fokus pada kelestarian anggrek saja, tetapi juga flora lain, dan kalau perlu juga fauna. Seperti kasus pohon pakis yang kian lama kian langka. Bahkan pada wilayah tertentu, dilarang untuk ditebang! ====== Setiap beli anggrek atau sekedar lihat-lihat kebun orang, baik off maupun online pasti banyak anggrek yang ditempel/diikat pada media papan pakis. Karena banyak yang memakai, otomatis kebutuhan akan media ini kian lama kian meningkat. Padahal bahan yang diperoleh berasal dari hutan, belum dibudidayakan. Alhasil, pada beberapa daerah sudah langka dijumpai. Dari salah satu laporan penelitian, pada satu daerah saja setiap kolektor/hunter menebang minimal 50 pohon/bulan. Dalam satu kelompok/desa terdapat puluhan hunter. Yah katakanlah 10 orang, berarti 500 pohon/bulan, per tahun ada 6000 pohon. Sedangkan populasi per 100m 2 ada sekitar 2...

Media Asam

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Agar pertumbuhan tanaman bisa baik umumnya membutuhkan pH normal, atau sedikit asam atau sedikit basa atau masih dalam interval batas toleransi. Bila media terlalu asam, proses pembentukan polen, buah, biji dan pertumbuhan tunas akan terhambat, bahkan anggrek bisa mati. Apa Penyebab Keasaman atau Media Asam? Pelapukan. Media kayu memang gampang lapuk, karena itu disarankan untuk memakai kayu yang tahan lama atau tidak bergetah, seperti jati, kopi, durian, dan lain-lain. Bisa juga memakai media yang tidak mengalami pelapukan seperti pot tanah liat, pecahan genting atau bata dan lain-lain. Bila terpaksa memakai kayu biasa (dalam artian beberapa tahun sudah lapuk/asam), harus rajin diganti. Media/Tanah Memang Asam. Secara umum, kondisi tanah di Indonesia memang cenderung asam – untuk anggrek tanah. Manajemen pemupukan buruk atau tidak terkelola dengan baik. Overdosis N (Nitrog...

Dendrobium crumenatum Swartz 1799 – Fragrant and Herbal Medicine Orchid

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dendrobium crumenatum Swartz yang dikenal sebagai Anggrek Merpati sangatlah harum bunganya dengan warna bunga putih dihiasi spot kuning pada lidahnya. Cantik, elegan, dan wangi. Saking wanginya, digunakan sebagai bahan industri parfum wewangian Floral 2 (Women) dengan aroma f loral jasmine. Terpenting Pigeon Orchid mudah dibudidayakan. Karena itu, sangat sayang bila dibiarkan begitu saja dan hanya dianggap sebagai ornamental plants, tanpa dimanfaatkan sebagai bahan parfum ataupun pengobatan herbal. Memang katanya, minyak esensialnya sangat sulit untuk diekstraksi. Untuk mengekstraksi minyak nya , harus menurunkan suhu secara artifisial dan pada saat yang tepat mengekstraksi minyak dan menstabilkannya. Meski ranah kedokteran modern belum meneliti dan membuktikan, potensi Anggerik Bawang sebagai alternatif pengobatan kanker sudah diteliti Tim Peneliti Anggrek dari Fakultas Biologi ...

Memanfaatkan Benda-benda Sekitar sebagai Media

Gambar
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh (pecahan) bata biasanya paling banyak ada di sekitar rumah Admin lebih suka memanfaatkan barang-barang sekitar sebagai media anggrek. Yeah daripada beli, uangnya kan bisa dialokasikan untuk beli anggrek atau sesuatu yang tidak ada substitusinya. Misalnya serat sabut yang memang di lingkungan sekitar admin g ada yang jual, dan lain-lain. Bahan bekas atau bahan yang udah g dipakai untuk pecinta anggrek skala rumahan sih gpp pake itu. Tetapi untuk pekebun dan seller ya perlu dipikirkan lagi dengan memperhitungkan tingkat kesulitan packing dan tambahan berat yang berefek pada tambahan ongkos pengiriman bagi buyer. Beberapa bahan sekitar telah dulu diposting pada artikel yang lalu, seperti: Akar pakis Bata Masih ada bahan lain yang bisa dimanfaatkan, antara lain: Bata pecah (tidak utuh lagi tetapi masih cukup besar) Pecahan bata Genting pecah (tidak utuh lagi tetapi masih cukup...