Dendrobium Pop Eye (1): Tampilannya

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Ada satu hibrid yang cantik yang udah dirilis agak lama tapi belum masuk dalam kelompok anggrek jadul karena ‘baru’ dipopulerkan tahun 2009. Masih 16 tahun keberadannya, jadi belum bisa disebut anggrek jadul. Dialah Dendrobium Pop Eye, salah satu karya yang luar biasa dari breeder lejen Thailand, Nopporn Buranaraktham.

Beliau nih sudah ngelahirkan banyak sekali yang cantik-cantik plus terkenal pula, utamanya di Indonesia. Dan kita tahu tampilan Dendrobium Pop Eye walau hanya kombinasi dua warna, pink dan putih, tetapi siapa sih yang bisa mengingkari kecantikannya. Apalagi ukurannya juga relatif besar, seenggaknya lebih dari 5 cm.

Dendrobium hybrid ini merupakan hibrid interseksi bermoyangkan seksi Phalaenanthe dan Spatulata. Induknya adalah Dendrobium Nopporn White yang warna memang benar-benar putih solid yang disilangkan Dendrobium Walter Oumae.

form beda dengan foto pertama, petal lebih membulat, mungkin masih awal-awal mekar

Jangan salah ya, meski hibrid ini masuk tipe bulat (round shape), tetapi moyangnya (Species Ancestors) justru banyak dari seksi Spatulata.

Ada:

  • Dendrobium lineale
  • Dendrobium stratiotes
  • Dendrobium tokai
  • Dendrobium schulleri
  • Dendrobium aries
  • Dendrobium taurinum

Menakjubkan ya kok bisa jadi bulet hehehe.

Yah begitulah dunia hibrid, masih banyak misterinya. Allahu Akbar!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya