Apa itu Monopodial dan Sympodial?
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semua anggrek merupakan herba perenial (lebih setahun hidupnya), meskipun sudah tak nampak daun dan bulbnya karena memasuki masa dorman. Biasanya anggrek tanah dan saprofit yang bersifat demikian ini.
Berdasarkan kepemilikan titik tumbuh atau tipe pertumbuhan, anggrek dikelompokkan ke dalam 2 tipe, yakni Monopodial dan Sympodial.
Banyak yang mendeskripsikan secara berbeda pengertiannya. Admin berusaha melakukan pendekatan dengan mengambil kesimpulan.
- Monopodial:
Secara sederhana (anggrek) Monopodial adalah anggrek yang hanya mempunyai satu titik tumbuh (mata tunas) yang mana pertumbuhan batang palsu/pseudobulb terus memanjang/meninggi atau horizontal. Satu rumpun = satu batang.
Secara etymology berasal dari bahasa New Latin monopodium (mono + podium) atau axis/sumbu atau ‘satu kaki’.
Contoh anggrek monopodial sais kecil: Luisia, Jewel Orchids, Robiqueta, dan lain-lain
Contoh anggrek monopodial berukuran medium: Phalaenopsis, Thrixpermum, Aerides
Contoh anggrek monopodial sais besar yang mana panjangnya bisa mencapai beberapa meter: Vanda spp.(tidak semua), Vanila, Arachnis, dan lain-lain
- Sympodial
Secara etymology berasal dari bahasa New Latin sympodium pecahan dari kata syn-(Yunani/Greek) + podion (podium, Latin) artinya banyak sumbu/axis atau ‘banyak kaki’.
Sederhananya (anggrek) Sympodial adalah anggrek yang memiliki beberapa mata tunas (minimal 2) yang tumbuh ke arah samping, melebar, vertikal atau dengan istilah lain merumpun. Satu rumpun = lebih dari satu batang. sympodial (berarti
Contoh anggrek simpodial sais kecil: Thelasis spp., Oberonia spp.,Eria spp. (tidak semua), dan lain-lain
Contoh anggrek simpodial berukuran medium: Coelogyne spp., Eria javanica, dan lain-lain.
Contoh anggrek simpodial sais besar: Grammatophyllum speciosum, Dendrobium section spatulata, dan lain-lain.







Komentar
Posting Komentar