A – Z Humidity/Kelembaban: Tips/Cara Menjaga Kelembaban

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 


Secara alami kelembapan sudah terproses sedemikian rupa, yakni berupa:
  • Hujan
  • Kabut
  • Embun atau proses kondensasi
  • Penguapan atau proses evaporasi

Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam menjaga kelembaban, seperti berikut:

Memasang humidistats, yakni alat pengontrol/penjaga kelembaban, terdiri atas dehumidifier (penyerap udara lembab) untuk mengembalikan/mengurangi kelembaban ke tingkat ideal, dan humidifier (pelembab udara) – menaikkan kelembaban.

Penyiraman

  • Secara langsung pada tanaman. Intensitasnya tergantung masing-masing atau kebiasaan.
  • Pada lantai kebun. Saat matahari terik atau pada hari yang bukan jadwal penyiraman. Tak melulu harus memakai air bersih, bisa air bekas cucian (baju, piring, dan lain-lain)

Pengabutan (mist system). Tetapi perangkatnya masih sulit dijangkau kantong. Secara manual juga bisa, tetapi tentu saja membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup.

Menanam pepohonan. Bisa menyumbang oksigen ke tetangga lho. Pahala itu hehe.

Merapatkan vegetasi atau menambah tanaman hias lain

Memperbanyak tanaman hias lain atau anggrek koleksi (bila fokus pada anggrek saja).

Membuat kolam atau menyediakan bak/wadah berisi air.

Memasang tatakan pada pot

Mana suka (kreativitas masing-masing), misalnya menanam rumput hias atau ground cover plants pada lantai kebun, dan lain-lain.

Memasang tatakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya