Dendrobium capra J.J.Sm. (1): Awal Mula Kepingin Banget Anggrek Capra

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu‘alaikum B.A.I.’s friends

Pada satu blog ada pertanyaan yang begitu menghujam (menurut admin lho wkwk), yakni “Siapa yang belum punya Dendrobium capra atau anggrek spatulatanya Jawa, atau Anggrek Larat Hijau endemik Jawa Timur?”. Hmm, admin termasuk yang g punya anggrek itu.

Walau sudah kepingin memiliki sejak lama, tetapi saat baca pertanyaan itu jadi baper kembali deh wkwkw

Alasannya:

  • Tinggal di Jawa Timur dan sudah suka anggrek kurleb 7/8 tahun. Masa belum punya?
  • Anggrek Larat Hijau punya keistimewaan tersendiri dibanding member seksi spatulata lainnya, menjadi satu-satunya Dendrobium seksi spatulata yang berada di luar wilayah garis Weber dan peralihan (Sulawesi, sebagian wilayah LSI dan Maluku)
  • Bentuk bunganya mirip bintang itu unik. Biasanya bentuk seperti itu merupakan perpaduan/hibrid antara seksi phalaenanthe x spatulata. Umum disebut ‘intermediate’, tetapi Dendrobium capra ini benar-benar merupakan anggrek spesies. Unik bukan?
  • Warna bunga hijau dengan permukaan tepala mengkilap/glowing yang keren.
  • Plant termasuk pendek untuk ukuran seksi spatulata


Meski kepingin level sultan, namun admin juga masih menimbang-nimbang duitnya. Khawatir harganya g terjangkau kantong. Ditambah dengan ongkir dan biaya transfer, tentu dana yang ingin dikeluarkan juga akan membengkak. Akhirnya, lupakan saja. Maksudnya tidak menggebu-gebu untuk memilikinya.

Hingga suatu saat, alhamdulillah ada teman yang mau diajakin barter padahal plant barteran admin begitu seadanya. Awalnya saat berkomentar juga g yakin akan diluluskan karena koleksi teman ini bagus-bagus dan banyak. Apa mau dibarter dengan anggrek yang seadanya? Qodarullah, acara barter terlaksana juga. Alhamdulillah.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya