Duh Dimana Anggreknya? Hunting Anggrek di Hutan Pinus (2)
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selepas Subuh.
Ada
waktu bebas sebelum jalinan acara dimulai. Tetapi masih tampak gelap,
admin menunggu beberapa puluh menit lagi. Menanti agak terang dikit, karena susah untuk memfoto bila kondisi remang-remang. Skeptis juga ya karena masih berkabut. Selain itu
sinar pagi juga terhalang tajuk pohon-pohon pinus. Tapi gpp lah, daripada tidak
hunting sama sekalin kan ya?
Akhirnya, ready juga!
Berkeliling melalui jalan setapak yang sudah dibuat nyaman (berpaving), masih susah juga ternampak anggrek. Dari sekian banyak pohon yang berjejer di gang-gang setapak itu, hanya ada paku-pakis yang dominan, utamanya Pakis Sarang Burung. Dischidia dan Hoya lacunosa juga ada dimana-mana.
Lah, dimana anggreknya?
Setelah ganti gang satu ke gang lain, akhirnya terjumpa juga pohon beranggrek. Anggrek Merpati coexist dengan Dischidia, Paku Sarang Burung, dan anggrek Luisia sp. Hanya itu aja sih resultnya setelah berkeliling kecil tadi. Sudah g ada waktu untuk menjelajah lebih luas lagi. Meski g puas, ya sudah pasrah aja. Hehe.
Niatnya mau lanjutin ke gang setapak lainnya. Tetapi baru beberapa langkah, ada pengumuman saatnya sarapan. Dengan berat hati karena masih berekspektasi terjumpa anggrek yang lain, admin pun memutuskan untuk meninggalkan acara hunting anggrek. Apalagi saat memandang sekeliling untuk terakhir kali, tak nampak anggrek satu pun, ya sudahlah go to sarapan aja.
Menuju warung yang telah diorder panitia, admin melangkah pelan melewati pos dan rumah keamanan. Mendadak mata ini langsung berkilat keemasan saat tertuju pada area depan samping rumah. Wow ada anggrek! Meski g banyak tetapi sudah cukup membuat mata bersinar-sinar. Mereka ditempel pada beberapa batang pakis. Langsung saja cekrek-klik hehe.
Tralala, ada yang bisa menebak anggrek apa saja ini?
Sebenarnya berharap tanya-tanya pada penjaga, siapa tahu dapat oleh-oleh. Ngarep!. Tetapi melihat pintunya tertutup, mungkin masih pada tidur ya. Penjaga pengganti juga belum datang, akhirnya keinginan itu dibuang jauh-jauh. Sudah puas lah rasanya meski hanya sekedar memandang dan mengarsipkan anggrek-anggrek yang ada di halaman rumah penjagaan.
Catatan
Penting: Info dari teman Fb, hutan pinus itu jarang terdapat anggrek. Bila
beruntung bisa menjumpainya, tetapi biasanya juga sedikit sekali. Sedang dari
info-info penelitian, pohon Pinus merupakan salah satu pohon inang favorit,
meski tidak berada di level atas. Ini membuat admin bingung.




Komentar
Posting Komentar