Lumut pada Anggrek, Mengganggukah?
Assalamu'alaikum temans B.A.I.
Apapun organisme yang tidak diharapkan keberadaannya pada anggrek kesayangan kita, disebut Organisme Pengganggu Tanaman.
Terbagi dalam kategori:
- Gulma: tumbuhan (liar) tingkat rendah, seperti alga, lumut, dan jamur yang berukuran makro, hingga ke tumbuhan tingkat tinggi seperti paku-pakis, dan lain-lain.
- Hama: organisme pengganggu dari kalangan hewan/fauna, misalnya mites/tungau, trips, kutu, dan lain-lain
- Penyakit: organisme pengganggu dari kalangan hewan dan tumbuhan bersel satu, seperti bakteri/mikroba, mikro fungi, dan virus.
Jadi, lumut termasuk ke dalam kategori gulma.
Pertanyaannya, apakah mengganggu?
Jawabannya bisa beragam, tergantung keberadaan dan populasi lumut itu sendiri. Bila dalam populasi banyak, tentu mengganggu. Bila berada pada plant anggrek juga mengganggu, meski tidak besar.
Sejatinya lumut memang tidak langsung mengganggu aktivitas fisiologis pada anggrek. Lumut juga membantu lingkungan/area sekitar anggrek tetap lembab. Lumut dalam jumlah banyak pun, juga tidak serta-merta membuat anggrek merana.
Namun pilihan tetap ada pada kita. Ingin mengeleminasi lumut ataukah tidak.
O ya, apa
yang disebut lumut di sini adalah lumut liar yang bersifat epifit atau litofit,
bukan terestrial/semi aquatic yang biasanya dipakai sebagai media tanam
anggrek. Atau tergolong dalam Familia Bryophyta (berasal dari bahasa Yunani bryum
yang artinya lumut).

Komentar
Posting Komentar