Organisme & Anggrek?: Undur-undur Fase Imago, Hama Apa Bukan?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Seekor serangga hinggap pada suatu tangkai/bulb anggrek. Awalnya, admin menduga Lacewing. Setelah search sana-sini, olala rupanya seekor Undur-Undur dewasa/imago. Entah kenapa dia hinggap di sana pada siang hari, padahal menurut informasinya Undur-undur dewasa adalah hewan/serangga nocturnal.

Orang sering salah sangka menyebutnya sebagai Capung. Meski sekilas memang mirip, namun jelas beda jauh.

Perbedaan sekilas:

  • Capung saat hinggap tidak mengatupkan sayapnya, beda dengan Undur-Undur.
  • Pada capung tidak terdapat antena.

Karena itulah sejak awal, author menduganya sebagai Lacewing, bukan Capung.

Kalau orang Indonesia mengiranya masih sebangsa Capung, beda dengan orang-orang dari wilayah Amerika Latin yang menganggapnya sebagai bug/kepik. Doodlebug, tepatnya, yang artinya kepik peninggal jejak (di pasir). Sedang nama internasionalnya Antlion artinya singanya para semut yang memang memakan semut sebagai makanan utama.

Nah, apa hubungannya dengan anggrek? 

Tidak jelas!

Belum ada penelitian yang mendalam apakah serangga ini menguntungkan, merugikan, atau tidak ada kaitan apapun dengan anggrek.

Makanan pada fase dewasanya juga tidak diketahui pasti. Ada yang mengatakan memakan sari bunga, ada juga jenis yang memakan serangga dari kalangan Arthropoda.

Pada fase larva meski makanan utamanya adalah semut, tetapi juga tidak terlalu bahkan g ada pengaruh terhadap semut-semut yang biasanya berada pada media anggrek. Karena memang habitat keduanya berbeda. Larva Undur-undur berada pada tanah berpasir, sedangkan anggrek tumbuh epifit, meski ada juga yang terestrial tetapi juga berbeda karakter media/tempat hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya