Ensiklopedia Anggrek: Trikoma
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Banyak tumbuhan, termasuk beberapa genus anggrek, memiliki organ-organ tambahan di luar organ utamanya. Bisa jadi organ ini berfungsi berbeda atau berlawanan dengan organ utamanya atau justru tidak memiliki sumbangan manfaat sama sekali. Organ tambahan itu bisa berupa duri, ‘bulu/rambut’, dan lain-lain.
![]() |
| Contoh yang tampak jelas diamati dengan mata telanjang, tanpa zoom foto |
Nah, apa yang umum kita sebut sebagai bulu/rambut itu sebenarnya bukan istilah yang tepat. Dalam ilmu botani, organ-organ tambahan itu disebut trikoma yang merupakan salah satu derivat jaringan epidermis.
Genus Trichotosia terkenal dengan trikoma ini. Semua bagian tumbuhannya diselimuti oleh trikoma halus. Mulai dari bulb, seludang daun, daun, tangkai bunga, selubung/pelindung bunga hingga kuntumnya! Bahkan pada Eria javanica, bagian luar buah juga terdapat trikoma meski sangat halus seperti serbuk.
Sedangkan genus lain hanya beberapa bagian yang bertrikoma. Ada yang hanya bulbnya saja, daunnya, tangkai, atau bunganya saja. Ada yang lebih satu, tetapi tidak selengkap genus Trichotosia.
Tetapi ….
Karena author tidak memiliki anggrek ini, maka akan diberikan contoh lain dari genus Eria dan Paphiopedilum.


Komentar
Posting Komentar