Paphiopedilum glaucophyllum var. glaucophyllum J.J.Sm. 1900 (1) Taksonomi & Reklasifikasi
Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Status Paphiopedilum glaucophyllum telah lama menjadi
spesies yang terancam punah (secara in-situ). Karena itu para konservator terus
berusaha melakukan penyelamatan dan pelestarian.
Tidak hanya itu mirisnya.
Meski bunga cantik dengan status yang terancam punah, tetapi belum banyak yang melakukan budidaya. Padahal juga sudah masuk jajaran anggrek yang memiliki potensi dagang.
Tidak hanya itu pula mirisnya.
Belum ada breeder Indonesia yang menghasilkan karya
dengan indukan ini. Padahal di BlueNanta sudah mendata 149 hibrid! Dan semuanya
orang asing!
TAKSONOMI
Paphiopedilum glaucophyllum var. glaucophyllum J.J.Sm. 1900
|
Familia |
: |
Orchidaceae |
|
Subfamilia |
: |
Cypripedioideae |
|
Tribus |
: |
Cypripedieae |
|
Subtribus |
: |
Paphiopedilinae |
|
Subgenus |
: |
Cochlopetalum |
|
Genus |
: |
Paphiopedilum |
|
Subgenus |
: |
Cochlopetalum |
|
Section |
: |
Cochliopetalum |
|
Epithet/Grex |
: |
glaucophyllum J.J.Sm. |
|
Finder |
: |
Herrn J. Bekking, 1897 |
|
Descriptor |
: |
Johanes Jacobus Smith (J.J.Sm.) – Belanda, 1900 |
|
1st Published |
: |
Bull. Inst. Bot. Buitenzorg 7: 1 (1900) |
|
Synonyms |
: |
Cordula glaucophylla (J.J.Sm.) Rolfe – Orchid Rev. 20: 2 (1912) Cypripedium glaucophyllum (J.J.Sm.) Mast. – Gard. Chron., ser. 3, 34: 405 (1903) Paphiopedilum victoria-regina subsp. glaucophyllum (J.J.Sm.) M.W.Wood – Orchid Rev. 84: 137 (1976) Paphiopedilum glaucophyllum f. flavoviride Braem – Austral. Orchid Rev. 66: 16 (2001) Paphiopedilum moquetteanum f. flavoviride (Braem) Braem & Chiron – Paphiopedilum: 419 (2003) |
|
Indonesian Names |
: |
Anggrek Kantung Semar Anggrek Kasut Berbulu Anggrek Kasut Anggrek Selop Anggrek Sepatu |
|
Common Names |
: |
The Shiny Blue Green Leaf Paphiopedilum Slipper Orchid The Lady Slippers Orchid Tropical Ladys-Slipper |
|
Endemic to |
: |
Semeru Mountain, Lumajang, East Jawa |
|
Altitude |
: |
200–700 m |
|
Etimology |
: |
Paphiopedilum: paphia atau paphos (Yunani), kotanya Dewi Aphrodite dalam mitologi Yunani yang terletak di Cyprus; dan pedilon (Yunani) artinya selop/sepatu glaucophyllum: ‘glaucus’ ungu hijau (warna lip) dan “phyllus” menggambarkan helai kelopak punggung yang berwarna hijau biru keputihan |
|
Phenology |
: |
Tidak terbatas atau dapat berbunga sepanjang tahun Masa mekar 47 sampai 49 hari atau 1 bulan 17 sampai 19 hari |
|
Similar Orchids |
: |
Paphiopedilum liemianum (Fowlie) Karas. & Saito 1982 - green leaves Paphiopedilum moquetteanum (J.J.Sm.) Fowlie 1980 - semburat warna kuning kehijauan pada mahkota bunganya Paphiopedilum victoria-mariae (Sander ex Rolfe) Rolfe 1896 Keempat spesies ini sulit untuk dibedakan bila tidak melakukan pengamatan lebih mendalam |
|
Populate Level |
: |
Small population 1 – 10 Medium population 11 – 100 Large population 101 – 1000 Very large population >1001 |
REKLASIFIKASI
Awalnya Lindley telah memasukkan dan merilis seluruh anggrek kantong ke dalam genus Cypripedium. Dunia perdagangan pun mengenalnya dengan nama itu.
Kemudian Pfitzer memperbaiki dan merilis genus Paphiopedilum tahun 1886 yang direview Rolfe pada tahun 1912.
Sekarang genus Paphiopedilum dan Cypripedium merupakan genus mandiri dan saling terpisah.
Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar