Paphiopedilum glaucophyllum var. glaucophyllum J.J.Sm. 1900 (2) Karakter & Morfologi
Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
- Anggrek terestrial dan litofit perennial pada lereng gunung, tebing kapur yang lembab, hutan-hutan berhumus, bioma tropis basah, atau dinding-dinding tebing tinggi dan curam dengan media tumbuh humus
- Teduh dengan sedikit terang
- Tinggi 30 – 45 cm (di kebun admin hanya 15 cm)
- Tumbuh pada wilayah tropis
- Syarat agroklimat atau stimulasi lingkungan: kelembaban relatif (Rh) 75 – 85%, temperatur udara (pagi: 24 – 25qC, siang: 28 – 31qC), sirkulasi udara bagus atau berangin
BUNGA
Mekar satu persatu dengan total bunga bisa mencapai 11 kuntum. Masa mekar per kuntum hingga 20 hari dengan rentang masa gugur bunga dengan mekar bunga sesudahnya antara 2 – 3 minggu, bahkan bisa kurang tergantung kondisi lingkungan dan tanamannya. Jadi bisa berbulan-bulan menikmati keindahannya termasuk rentang masa jeda antar kuntum mekar.
Sepal dorsal (cepala dorsalis) warna dasar hijau mengkilat dengan kumpulan titik berwarna ungu dan coklat membentuk corak garis yang menarik, ukuran 3 cm. Sedangkan sepal lateral bersatu membentuk sebuah sinsepalum (dari depan tertutup lip bunga).
Petal berbentuk pita berpilin dengan sebaran corak atau garis-garis tebal berwarna ungu coklat, dari ujung ke ujung mencapai 8 cm, pada tepiannya terdapat rambut-rambut halus.
Semua perhiasan bunga Paphiopedilum glaucophyllum memiliki permukaan mengkilat dengan lapisan lilin di bagian epidermisnya.
DAUN
4 – 6 helai yang agak kaku meski tipis, oblong langset
(lonjong), ujung membulat, relatif tebal, panjang ± 20 – 28,5 cm, lebar 4 – 6
cm, warna hijau kebiruan, terdapat rambut-rambut
halus (ciliate) di bagian tepinya. Seludang dan pangkal daun bagian luar
dihiasi warna dan juga corak bintik-bintik keunguan.
Warna daun – para bule menyebutnya – hijau kebiruan.
BULB & AKAR
Bulb tidak terlihat dan tertutup rapat oleh seludang daun.
Anakan tumbuh di sekitar tanaman induk. Bisa lebih dari satu individu baru dalam sekali periode.
Perbanyakan vegetatif secara pemisahan rumpun (split) atau tunas anakan.
Akar hanya terdiri dari beberapa utas saja dan berukuran besar.
Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Komentar
Posting Komentar