Spathoglottis tricallosa J.J.Sm, 1917 - Endemik Sulawesi

 

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Handoyo, Cootes, Raynalta dan Victoriano tahun 2020 mendeskripsikan anggrek baru yang diberi identitas:

 

 

 

Spathoglottis calcicola

 

 

Namun ternyata pada kemudian hari, anggrek yang ‘baru’ ini ternyata 11 – 12 dengan anggrek yang sebelumnya telah terdeskripsi, Spathoglottis tricallosa tricallosa J.J.Sm, 1917, yang juga berasal dari daerah yang sama.

Perubahan status new synonym ini setelah melalui pemeriksaan yang cermat serta perbandingan morfologi yang mendetail.

Saat Raynalta memposting anggrek ‘baru’ ini di wallnya, setelah terbit jurnalnya, author berikan komentar jikalau anggrek ini dulunya pernah diposting salah satu teman Fb. Namun karena tidak bisa memberikan bukti (lupa karena juga dilihat dan dibaca sambil lalu), author tidak ingin berkomentar lebih jauh. Juga status teman itu tidak tahu ID anggrek, tetapi dia juga berasal dari Sulawesi. Author juga sudah lupa akun teman itu.

 


 

Taxonomy

Family

:

Orchidaceae

Subfamily

:

Epidendroideae

Tribe

:

Collabieae

Alliance

:

Calanthe

Genus:

:

Spathoglottis Blume

Ephythet

:

calcicola

Synonim

:

Spathoglottis tricallosa J.J.Sm, Bull. Jard. Bot. Buitenzorg, sér. 2, 25: 16 (1917)

Section

:

Common Names

:

First Published

:

Orchidee, Taxon. Mitt. 6(1): 3 (2020)

Descriptor

:

Frankie Handoyo

Erick Raynalta

Jim Cootes

Malcolm Victoriano

Etymology

:

Ecology

:

Altitude

:

Phenology

:

Endemic to

:

South Sulawesi

Related Plants

:

Spathoglottis aurea

Coexists

:

Commodity categories

:

Appendix II on CITES list

‘Data Deficient’ (DD)

Image of

:

Malcolm Victoriano Fb

 

 

 

 

 

Namun ternyata pada kemudian hari, anggrek yang ‘baru’ ini ternyata 11 – 12 dengan anggrek yang sebelumnya telah terdeskripsi jauh sebelumnya, yang juga berasal dari daerah yang sama, yakni:

 

 

 

Spathoglottis tricallosa J.J.Sm, 1917

 

 

 

Perubahan status new synonym ini setelah melalui pemeriksaan yang cermat serta perbandingan morfologi yang mendetail.

Kasus seperti ini banyak terjadi, dan itu biasa aja. Para ahli taksonomi itu banyak sekali, masing-masing juga punya pendapat sendiri-sendiri. Asalkan perubahan disetujui/diterima banyak ahli (meski tidak semua) dan telah diterbitkan dalam jurnal anggrek yang valid, it's oke-oke aja. Kita, sebagai pecinta anggrek akar rumput, yah mau g mau hanya bisa terima aja hehe

 


 

Taxonomy

Family

:

Orchidaceae

Subfamily

:

Epidendroideae

Tribe

:

Collabieae

Alliance

:

Calanthe

Genus:

:

Spathoglottis Blume

Ephythet

:

tricallosa

Synonim

:

Spathoglottis calcicola Handoyo, Cootes, Raynalta & Victoriano, 2020

Section

:

Common Names

:

The Three Calli Spathoglottis

First Published

:

Bull. Jard. Bot. Buitenzorg, sér. 2, 25: 16 (1917)

Descriptor

:

J. Jacobus Smith

Etymology

:

Ecology

:

riverine forests on limestone and ultrabasic areas

Altitude

:

Phenology

:

Endemic to

:

South Sulawesi

Related Plants

:

Coexists

:

Commodity Categories

:

Appendix II

Image of

:

IOSPE

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya