Tetap Busuk Aja Meski di Bawah Atap

Assalamu’alaikum teman-teman 2tisa

after

Ceritanya author mendapatkan hadiah GA berupa Phalaenopsis hybrid variegata! Karena tidak tahu karakternya apakah sama dengan Phalaenopsis hybrid biasa, author menempatkan pada area yang ternaung/di bawah atas. Tidak terkena hujan, pun tidak terkena sinar. Hanya terkadang mendapat sinar condong sore hari.

Awalnya juga baik-baik aja sih. Akar kemana-mana, meski tidak banyak. Daun juga membesar dan kian banyak.

Namun …

Suatu hari saya memergoki daun kok seperti lemas gitu. Tidak tampak mencolok sih dan memang tidak nampak ada masalah. Meski curiga karena tampak baik-baik, author pun membiarkannya saja. Hingga berjalan minggu demi minggu, daun menguning. Author hanya menggunting dan membuang daun yang kuning saja. Lama-lama merembet ke daun lainnya dan fix busuk pucuk meski masih ringan sekali. 

Berpikir, di bawah atap aja tetap terkena busuk, yah lebih baik fi full rain sekalian aja karena setiap tahun hujan akan tetap turun. Yah, daripada ntar juga busuk lagi, lebih baik sekarang saja di full rain.

Anggrek pun dipindah dan digantung di bawah pohon dengan ketinggian sekitar 3 m. mendapat sinar condong sore hari. 

Dan ....

Jadilah anggrek hantu wkwk.

saat masa tritmen

Walaupun begitu, tetap berharap anggrek bisa menjadi penyintas, karena nampak mata tunas meski masih samar-samar. Dan sebelum-sebelumnya juga tampak tunas anakan kecil-kecil yang sudah mengering! So, percaya atas kehendak Allah semoga menghidupkannya.

Catatan:

Artikel ini ditulis saat belum ketahuan progressnya. Kini, Agustus 2023 alhamdulillah anggrek telah tumbuh keiki baru. Semoga bisa berbunga dan beranak-pinak, aamiin! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya