ANGGREK TIPE BULAT
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pernah
bertanya-tanyakah mengapa anggrek yang ada di pasaran kebanyakan tipe atau
bentuknya bulat? Dendrobium, Anggrek
Bulan, dan Vanda dengan bunga bulat
begitu mendominasi pasar plus banyak pilihan warnanya pula.
Ternyata anggrek tipe bulat mendominasi pasar memang ada alasannya.
Bentuk anggrek kan macam-macam ya. Berbeda-beda satu dan yang lainnya, baik dalam warna, corak, bentuk, dan lain-lain.
Nah, agar mendapatkan persamaan persepsi, ahli anggrek terdahulu merumuskan suatu standar kecantikan untuk anggrek. Jadi anggrek itu cantik apa g ada kriterianya sendiri. Apalagi dalam suatu kontes, standar penilaian pastilah ada.
Anggrek dianggap sempurna bila bentuknya bundar seperti kupu-kupu. Bila kita tarik garis bantu lingkaran (memakai jangka), maka semakin bundar semakin tinggi nilainya. Semakin sedikit space yang ada, semakin sempurna anggrek itu.
Karena standar ini, banyak anggrek yang tidak lulus/lolos sebagai indukan, meski memiliki warna dan kuntum yang banyak. Kita contohkan di sini Vanda tricolor/suavis. Meski wangi, warna corak cakep, warna dasar putih memang ideal sebagai indukan, tetapi karena bentuk bunganya tidak bulat, Vanda tricolor tidak pernah dipakai sebagai indukan favorit.
Karena persyaratan standar itulah, hanya beberapa jenis saja yang digunakan sebagai tetua.
Dari genus Dendrobium, hanya 2 yang sempurna, yakni Dendrobium striaenopsis (Anggrek Larat) dan 2/3 varian Dendrobium bigibbum (Australia).
Anggrek Bulan: Phalaenopsis amabilis (si Puspa Pesona)
Genus Vanda: Vanda sanderiana, Vanda foetida.
![]() |
| Anggrek Vanda bentuk bunganya banyak yang tidak sesuai kriteria |
Kecuali anggrek potong, tidak perlu persyaratan bentuk bunga.
Tetapi
selera memang berganti-ganti. Persyaratan dan penilaian seperti di atas tidak
begitu berlaku di zaman now. Hanya saja dalam arena kontes, masih diberlakukan
standar baku yang selama ini telah disepakati.



Komentar
Posting Komentar