Phalaenopsis pulcherrima (Lindl.) J.J.Sm. (7): Karakter Phalaenopsis pulcherrima
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Deskripsi Singkat
Habitat hutan, semak belukar berpasir atau berbatu di bawah naungan pada ketinggian 100 – 1300 m dpl.
Monopodial terrestrial, litofit, dan sebagiannya epiphytic yang bersifat evergreen (tidak menggugurkan daun/ nobile)
Agroklimat
Kebutuhan suhu/temperatur: panas hingga hangat dan termasuk thermophilic plant (tahan pada suhu panas) mencapai 31° C, bahkan bisa lebih
Kebutuhan sinar/cahaya: 8000-15000 lux dengan prosentase Relative Humidity kisaran 55 – 60%. Ada yang menyatakan 75 – 80%.
Menyukai aerasi lancar/berangin.
Morfologi
Batang/bulb pendek dan kecil. Paling besar Phalaenopsis pulcherrima var.buyssoniana.
Daun hijau tebal dan berwarna ungu pada sisi bawah, bentuk oblanceolate hingga elips sempit, ujung tumpul hingga subacute, panjang 5 – 15 cm.
Akar muncul dari pangkal/ketiak daun.
Bunga
Ukuran bunga ½ - 2" (1,25 – 5 cm). Mekar berturut-turut/bergantian antara 1 – 3 kuntum (ada juga yang lebih dari itu). Tangkai bunganya tegak dan bisa mencapai 90 cm yang muncul dari pangkal/ketiak daun. Kebanyakan varian tangkai bunga berwarna hijau, sedangkan spesies yang berasal dari Aceh berwarna keunguan/kemerahan.
Penyebarannya yang luas, banyak terdapat warna dan corak bunga yang bervariasi: putih, merah mudah hingga ungu. Umumnya pink (merah muda atau ungu pucat) hingga ungu kemerahan.
Warna yang benar-benar berbeda berasal dari provinsi Chumporn Thailand, karenanya diberi nama Doritis pulcherrima var. chumpornensis.
Perawatan
Watering: optional atau menyesuaikan
Fertilizer: optional atau menyesuaikan
Yang lebih tepat memang mengikuti kebiasaan atau kondisi lingkungan masing-masing. Tetapi umumnya lebih menyukai kondisi kering lebih lama atau menjarangkan penyiraman mendasarkan pada tipe tumbuhnya yang litofit.
Substrat/Media Tanam
Disarankan bertipe porous atau memiliki drainase yang baik (gampang kering). Silahkan dipilih sendiri yang cocok dari media yang disarankan berikut:
- tanah pasir
- tanah berdrainase bagus (Pasir Malang misalnya)
- cacahan kulit kayu berukuran sedang
- perlit atau batu apung
- pecahan batu bata
- arang
- batu hancur (kerikil)
- serat pakis pohon
- lumut sphagnum cincang
- CHC halus
- coco peat
- pecahan genting
- kulit kayu
- sphagnum
Bahan-bahan tersebut bisa juga dicampur/mixing.
Bisa juga tidak memilih media di atas, misalnya dengan menempelkannya pada potongan kayu atau pohon.
Suka-suka yang penting anggreknya suka!
Reproduksi/Propagasi
Seed, in vitro, tunas anakan dan/atau keiki yang muncul dari tangkai bunga/ inflorescence atau cincin bulb.
Polinator
Lebah Amegilla nigritar, Amegilla zonata, dan Nomia punctulata
Perbedaan dengan Member Phalaenopsis Lain
Mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan
Toleran terhadap suhu tinggi
Lip/Labellum memiliki ciri khas, yakni lobe l
Selain terdapat callus juga mempunyai lamella.
Rajin bertunas atau mudah membentuk rumpun (koloni).
Status
Dalam daftar lampiran II CITES (spesies yang perdagangannya diatur
secara internasional).

Komentar
Posting Komentar