Sinar Matahari & Anggrek (4): Indikator Akar sebagai Pedoman Kebutuhan Sinar dengen Menganalisis Karakter Akar

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sebelumnya telah dibahas cara menaksir kebutuhan sinar dengan melihat karakter daun, padahal bentuk dan karakter daun juga sangatlah beragam. Ini bisa membingungkan karena kita kesulitan untuk mengira-ngira seberapa tebal-tipis, lebar-sempit, kaku-lemas, maupun gradasi warna hijau pada daun anggrek yang sesuai dengan kemampuan menerima sinar. Selain itu juga diperlukan pengetahuan dan pengalaman (eksperimen).

Karena itu, admin mencoba mentaksir kebutuhan sinar pada anggrek berdasarkan karakter akar yang memang lebih sederhana dan mudah ditaksir dibanding daun. Karena contoh anggrek yang tahan panas sangat banyak memudahkan admin untuk mengulasnya.

Indikator berdasar akar ini memang belum pernah admin temukan pembahasannya. Karena itu, artikel ini murni dari admin sendiri. Tentu saja karena didasarkan pada trial-error/eksperimen dan pengamatan, bahasan ini banyak lubang-lubangnya (juga). Cucoklogi wkwkw!

Akar yang dimaksud adalah akar hidup, baru muncul hingga sudah dewasa yang belum melewati usia top fisiologisnya. Akar yang sudah melewati fungsi fisiologisnya atau terganggu, warna permukaannya akan berubah menjadi buram kecoklatan hingga abuabu.

Agar lebih gampang memahami dan dipahami, admin membagi anggrek sesuai tipe pertumbuhannya, yakni monopodial dan simpodial. Secara garis besar anggrek monopodial lebih tahan panas. Tetapi agar lebih bisa dimengerti kita bahas semuanya, baik anggrek monopodial maupun simpodial.

 

Monopodial

Simpodial

Keterangan

Warna Permukaan

Putih

Putih

Warna putih menolak/menahan sinar/panas. Semakin gelap warna semakin menyerap sinar/panas

Akar berwarna full hijau, coklat, krem tidak begitu tahan sinar

Ujung Akar

Hijau, Ungu, Kemerahan

Hijau, Coklat

-

Berlapis Melanin

Ya

Ya

Akar yang tidak dilapisi melanin (kadar melanin rendah) tidak tahan sinar

Halus

Ya

Ya

Akar kasar, terdapat trikoma tidak tahan sinar

Ukuran

Besar, panjang

Kecil, pendek – panjang

Tidak bisa dijadikan patokan
Tetapi Anggrek Kalajengking mempunyai akar relatif besar dan pendek

Jumlah

Sedikit – agak banyak

Sedikit – banyak

Tidak bisa dijadikan indikator

Hanya saja Anggrek Kalajengking dan Vandopsis memiliki akar sedikit

 

 

 

 

contoh akar anggrek monopodial

contoh akar anggrek simpodial

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya