All About Dendrobium anosmum Lindley (2): Kasus Persepsi Nama Epithet 'anosmum'
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Seorang blogger bule memberi nama beda, The Anosmum Group, yang dimiliki anggrek ini bersama-sama dengan Dendrobium
friedericksianum, heterocarpum, lituiflorum, parishii, pierardii, primulinum,
aggregatum, jenkinsii dan hybrids mereka. Mungkin penamaan ini untuk
memudahkan si admin karena seringnya ada revisi sehingga memusingkan para
pecinta anggrek. Dengan menamakan sendiri The Anosmum Group memang lebih mudah mengingatnya, meski ada pergantian/perubahan.
Apalagi
ternyata Seksi Dendrobium ini juga memiliki banyak sinonim. Dengan nama seperti itu, seluruh pecinta anggrek akan langsung paham.
Kasus Arti Nama Epithet
![]() |
| by Karyono Apic Fb |
Nama anosmum, ternyata membawa kebingungan karena adanya perbedaan persepsi.
Ada yang mengartikannya sebagai anggrek Dendrobium yang tidak berbau (Latin) atau unscented. Padahal rilnya anggrek ini memiliki wangi bunga yang kuat. Ada yang mengartikannya sebagai anggrek yang harum sesuai dengan kenyataannya.
Ada yang bilang anggrek elok dan cantik.
Entahlah yang bener yang mana, karena masing-masing juga punya alasannya sendiri.
Dan memang kalau memberikan nama memakai kata sifat itu membingungkan karena belum tentu ada persamaan persepsi. Seperti durian misalnya. Orangorang dari Asia Tenggara pasti bilang aroma dan rasa durian itu enak. Berbeda dengan orang bule atau Asia Timur, mereka mengatakan aroma durian itu tidak enak seperti aroma (maaf kentut).
So, yah mungkin menurut kita aroma Dendrobium anosmum Lindley itu wangi, tetapi tidak untuk pendeskripsi (Lindley). Yah seperti kita juga berbeda-beda saat mempersepsi jenis wanginya juga berbeda-beda. Ada yang mengatakan mirip aroma dupa dari hutan pedalaman Kalimantan Timur, atau wangi berry, krem, anggur, permen karet.


Komentar
Posting Komentar