All About Vanda limbata Blume (2): Etimologi, Karakter, dan Agroklimat
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Etimologi
Lembata
adalah sebuah kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur, dimana spesimen
pertamanya diambil. Di kemudian waktu, nama ini tetap dipakai Vanda limbata yang berasal dari Jawa.
Limbatus (Latin), yang berarti "atasnya dengan perbatasan bermata". Mungkin yang dimaksud di sini adalah perbatasan sekitar tepal.
(Apakah sama dengan pengertian dari callus/tonjolan kecil pada bagian tengah pangkal belakang dari labellumnya, yang merupakan ciri khas pembeda dengan Vanda lainnya, sehingga di dunia internasional dikenal sebagai The Callus Vanda?)
Keunggulan
- Toleran terhadap kekeringan
- Mudah dipelihara
- Paling cepat beradaptasi dibanding Vanda lainnya
- Mudah ditumbuhkan baik dengan media tanam maupun tanpa media
- Cocok untuk daerah dataran rendah
- Laju pertumbuhan akar dan daun relatif cepat dibanding genus Vanda pada umumnya.
- Rajin berbunga
- Perbanyakannya sangat mudah (dengan cara memecah anakan/split)
- Memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas dan indukan sebagai ornamental flowers
Agroklimat
- Epifit monopodial pada hutan dataran rendah dan vegetasi hutan terbuka
- Intensitas cahaya 60 – 85%
- Kebutuhan suhu 26 – 32º C ((interval suhu di kebun admin 29 – 33º C)
- Kelembaban minimal 60%. Anggrek Vanda lebih menyukai kelembaban tinggi, tetapi juga suka mandi sinar matahari. Karena itu perlu diupayakan untuk menjaga kelembaban sebaik mungkin dengan berbagai cara.
Komentar
Posting Komentar