All About Vanda limbata Blume (5): Hybrids dan Natural Hybrid
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Vanda limbata berpotensi sebagai bahan hibridisasi karena kecantikan, keharuman, serta daya adaptasinya yang tinggi. Sayangnya anggrek ini telah beberapa kali mengalami reklasifikasi. Padahal setiap perubahan, apakah itu revisi atau reklasifikasi pada suatu spesies juga berdampak luas pada penamaan atau silsilah pada keturunan hibridnya.
Karena itu dipertanyakan, apakah hibrid yang terdaftar di RHS dan diupload di OrchidRoots sudah sesuai dengan reklasifikasi barunya atau pemisahan sesama member Limbata Complex lainnya? Tentunya kita harus dilakukan pengecekan satu persatu. Nah, admin merasa tidak ada gunanya melakukan itu. So, kita hanya ambil contoh silangan dalam negeri (Indonesia) saja.
Silangan Vanda limbata telah ada 34 hibrids! Satu jenis merupakan natural hibrid dan satu spesies tidak diketahui natural hibrid ataukah buatan.
|
xAeridovanda Celine Christian Chandra |
Vanda limbata × Aerides odorata |
|
xLuisanda Jenang Gula |
Vanda limbata × Luisia zollingeri |
|
xPapilionanda Beloved Wife |
Vanda limbata × Papilionanthe Poepoe |
|
Vanda Zacky Alief Ramadhan |
Vanda limbata × Vanda lilacina |
|
xParavanda Surabaya |
Paraphalaenopsis laycockii × Vanda limbata |
|
xParavanda Hadi Sunaryo |
Paraphalaenopsis serpentilingua × Vanda limbata |
|
Vanda × boumaniae |
Vanda insignis × Vanda limbata |
Vanda × boumaniae, J.J.Sm. 1931
Hibrid alami
dari Vanda insignis × Vanda
limbata.
First published: Gard. Bull. Straits Settlem. 5: 232 (1931)
Endemik: Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur.
Admin tidak akan membahas lebih jauh. Biarlah foto spesimen dari ahli takso muda Indonesia, Destario, yang berbicara.
Destario juga memberi ‘Catatan’:
Anggrek ini terakhir terekam keberadaannya pada tahun 1931, melalui koleksi tanaman milik Bouman-Houtman di Alor yang kemudian sebuah spesimen dibawa J.Laycock ke Singapura. Beberapa kuntum bunga, sebuah daun kering dan foto anggrek ini telah dikirimkan J.Laycock kepada J.J.Smith di Bogor, yang kemudian dideskripsikan sebagai silangan alami baru atas dasar kemiripkan karakter morfologinya terhadap Vanda insignis dan Vanda limbata.
Komentar
Posting Komentar