Eksperimen Menumbuhkan Keiki/Tunas pada Bulb Dendrobium yang Kering

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh





 

Dulu admin cuek aja terhadap bulb anggrek Dendrobium yang kering / gundul. Bukan dibuang, tetapi rawatnya apa adanya, cukup dibungkus dengan serat sabut, diikat pada media potongan dahan/ranting, dan jemur. Siram seperti anggrek lainnya, yakni 1x per dua hari. Hasilnya? Lambat, sangat malah. Bahkan banyak yang bablas kering dan mati.

Kemudian saat baca kalau kelembaban yang terjaga akan membantu mempercepat munculnya keiki, dicobalah cara lain.

Sebenarnya cara ini sudah pernah sih, tetapi saat itu gagal. Anggrek banyak yang busuk. Beda cara baru ini tipistipis dengan cara lama.

Begini!

Wadah bekas berupa kotak plastik transparan dilapisi potongan kain dari pakaian bekas. Ukurannya terserah. Kemudian atasnya ditaburi moss. Bebas macam moss, boleh kering boleh basah/hidup, menyesuaikan apa yang ada saja.

Bulb gundul/kering diletakkan begitu saja di atas moss, kemudian langsung di full sun! Perlakuan full sun inilah sebagai pembeda dengan cara sebelumnya.

Hasilnya? 

Memang belum begitu kentara ya, karena memang masih relatif baru. Hanya saja bulb gundul yang utuh, maksudnya bulb yang displit bukan distek, lebih berprogress (foto bagian bawah).

Tentu saja saat musim hujan datang, wadah akan diteduhkan karena khawatir busuk, apalagi wadah juga tidak dibuat bolongbolong.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya