Sentuhan Mutasi Membuat Tampilan Dendrobium NoId (Bantimurung?) Menjadi Sangat Berbeda

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Beberapa waktu lalu telah diposting tentang anggrek Bantimurung (hingga saat ini admin masih belum yakin kalau IDnya Dendrobium Bantimurung) yang salah satu knopnya diduga mutasi.

Sebenarnya, hingga saat ini, admin masih belum menetapkan hati dengan ID anggrek yang satu ini.

Kata yang ngirim, Dendrobium Bantimurung. Tetapi setelah mekar, ada sedikit berbeda dengan Bantimurung yang telah ada di kebun, ya meski memang mirip banyak dengan Bantimurung, tetapi tetap saja berbeda. Serupa tetapi tidak sama.

So, diputuskan untuk menunggu bunga selanjutnya, apakah sama dengan Bantimurung sebelumnya. Eh ternyata harus bersabar lagi, karena yang mekar sekarang formnya g normal. Ada yang non-resupinate, normal, dan 1 knop/kuntum diduga mutasi.

Ternyata saat telah mekar, meski tersentuh mutasi yang hanya sedikit tetapi sudah bisa membuatnya sangat berbeda dengan form sebelumnya.

Saat masih knop memang sudah agak beda dengan 2 knop lainnya. Ukuran selain lebih kecil, taji/tabung labellum juga lebih kecil dan lebih pendek.

Nah pas mekar, benar-benar mutasi, ya meski g sesuai ekspektasi admin.

Ternyata mutasinya biasa saja. Hanya ukuran lebih kecil, juga petal lateral lebih tegak atau diagonal dibanding form normalnya. Dan seluruh sepal-petal lebih melengkung ke belakang. Sekilas memang mirip-mirip anggrek bertipe 4N.

Yeah, meski hanya mutasi sedikit, tetapi sudah bisa merubah tampilan yang berbeda. G nyangka kan kalau kedua bunga ini satu plant yang sama?

Seperti inilah tampangnya.


Atas: Past  Bawah: Present (Mutasi)

Oh ya, ternyata bunga ini wangi ya guys, meski harus deket-deket ke hidung. Wanginya manis lembut, mirip-mirip Rose atau kayu manis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya