Memaksa Bulb Bertunas/Berkeiki

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Sebagai makhluk hidup, anggrek juga (bisa/akan) mati. Normalnya, bila tak ada masalah apapun, bulb yang sudah lama akan mengering dan mati. Entah sudah atau tidak menumbuhkan/meninggalkan keiki/anakan.

Nah daripada ragu-ragu, kenapa kita tidak rekayasa dengan memisahkan/split paksa bulb yang sudah tua.

Bulb tua ada yang ukurannya kecil atau besar, tergantung kondisinya pada saat itu. Bulb pada anggrek simpodial akan terus tumbuh terus-menerus dari bulb induk. Saat masih kecil (katakanlah seedling), bulb yang tua juga berukuran kecil. Saat sudah dewasa (normalnya setelah berbunga) bulb tua juga berukuran besar.

Nah untuk menumbuhkan keiki/tunas bebas memilih cara-cara yang ada. Misalnya digantung begitu aja dengan bulb terbalik (untuk Dendrobium), dan lain-lain.

Admin memakai tritmen berikut:

Bahan dan peralatan:

  • Bulb gundul/bulb tua
  • Wadah. Bebas sih pilihannya. Admin memilih kotak transparan untuk oven yang kini banyak dijual bebas/digunakan untuk wadah makanan apa saja.
  • Guntingan kain bekas sebagai alas.
  • Serat sabut (coco fiber) atau moss, atau lainnya (bebas pilih).

 

Caranya:

  • Guntingan kain sebagai alas, atasnya diberi moss/coco fiber.
  • Bulb berukuran kecil langsung diletakkan di atasnya. Bulb besar bisa dipotong menjadi 2 atau lebih (mana suka).


 
  • Siram/masukkan air hingga membasahi media dan kemudian ulangi saat media hampir kering.
  • Langsung diletakkan pada area terbuka (terkena sinar).
 
bulb gundul/tua yang dibiarkan akan mengering dan mati seperti ini
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya