Tanpa Perawatan Bertahan dalam Musim Kemarau yang Panjang

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Terduga Dendrobium aff. X superbiens kian mengering tetapi masih bertahan

Pada dasarnya anggrek yang berada di rumah Bapak nyaris tanpa perawatan. Bahkan disiram pun tidak. Menggantungkan pada uap air yang berasal dari sungai kecil sekitar 5 meter jaraknya. Pun menggantungkan pada embun dan air hujan bila tiba musimnya.

G masalah sih seperti itu, bahkan bisa berbunga juga. Pada pagi, siang hingga sore hari, sinar matahari tertahan pohon tetangga dan pohon inangnya. Anggrek? Aman-aman saja

Namun …

Beberapa bulan lalu, kebun tetangga dibeli orang dan ingin mendirikan rumah di sana. Pohon yang dulu menjadi pelindung sudah g ada. Diterpa kemarau panjang, meski uap air sungai ada, tetapi tidak mencukupi kebutuhan akan air. Bulb-bulb tampak kian coklat dan kering ujungnya. Akar-akar juga banyak yang kering. Tetapi anggrek masih bertahan. Ada benjolan bakal tunas anakan.

 

kondisi awal setelah pohon tetangga ditebang dan sebelum kemarau panjang


Setelah hujan perdana sekitar pertengahan bulan Oktober, muncul 2 tunas. Bulb juga tampak menghijau. Alhamdulillah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya