Aporum, Seksi ataukah Genus? Part 1: Intro, Sinonim, & Distribusi

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Spesies Aporum merupakan anggrek dengan tampilan yang sangat menarik, meski belum atau tidak berbunga. Unik dan khas yang sangat berbeda dengan anggrek-anggrek lain.

Sayangnya sebagian besar tidak umum dibudidayakan dan hanya pecinta anggrek tertentu saja yang mengoleksinya karena sais bunganya yang memang sangat kecil, sekitar 5 mm.

Dalam perjalanannya hingga kini banyak mengalami perevisian, entah transfer (invansi-ekspansi) atau reklasifikasi. Karena itu banyak adanya kesimpang-siuran data/informasi akibat perbedaan pendapat antar ahli taksonomi. Pertanyaan yang mengemuka adalah ‘apakah Aporum  merupakan anggrek pada tingkat genus, subgenus, seksi, subseksi ataukah variety?’.

Awalnya Aporum berdiri sebagai genus yang dideskripsi oleh Carl (Karl) Ludwig von Blume dan dipublikasikan di Tabellen en Platen voor de Javaansche Orchideën (3), ad pl. 4. yang terbit di Batavia (Jakarta) 1 – 7 Dec 1825.

Beberapa tahun kemudian, genus ini oleh Lindley (1850), diinvasi ke dalam genus Dendrobium menjadi seksi Aporum. Lengkapnya Dendrobium Scwartz section Aporum (Blume) Lindl. 1850, dipublikasikan di J. Linn. Soc., Bot. 3 (1859) 3.

Kemudian tahun 1981, Brieger dan Rauschert melakukan beberapa transfer taksonomi yang dicap agak revolusioner pada saat itu. Jadi apabila ada nama kedua ahli tersebut, spesies Aporum mengalami revisi/transfer revolusioner.

Terbaru Clements berpendapat bahwa Aporum merupakan grup anggrek yang sangat berbeda dengan anggrek Dendrobium yang diklaim oleh banyak ahli taksonomi sebagai salah satu seksi pada genus Dendrobium.


Distribusi

  • Andaman Islands (India)
  • Assam (India)
  • Bangladesh
  • Bhutan
  • Borneo: Sabah, Sarawak, Kalimantan
  • Cambodia,
  • China: Fujian, Guangxi, Hainan, Yunnan, Hong Kong, south central China
  • Java
  • Laos
  • Lesser Sunda Islands
  • Moluccas
  • Myanmar
  • Nepal
  • New Guinea
  • Nicobar Islands
  • Papua
  • Peninsular Malaya (Malaysia)
  • Philippines: Palawan, Luzon, Mindoro and Samar Islands, Basilan
  • Sikkim (India)
  • Sulawesi
  • Sumatra: Bangka, Bengkulu
  • Thailand
  • Vietnam

Synonyms

Disajikan dari beberapa sumber. Identitas yang berbeda tetap ditampilkan, entah valid atau tidak, asalkan berbeda walaupun mungkin namanya sama/sinonim dengan spesies lain. Mungkin satu sumber memberikan tahun, tetapi sumber lainnya tidak, dan sebagainya. Karena itu teman sebaiknya cek-ricek satu persatu, bila memang serius mendalami seksi Aporum.

  • Aporosis (Schltr) M.A.Clem. & D.L.Jones 2002
  • Aporum (Blume) Blume, Bijdr. (1825) 334.
  • Aporum section Aporosis (Schltr.) Brieger in Schltr., Orchideen, ed. 3, 1 (1981) 673, nom. invalid.
  • Aporum section Crumenata (Pfitzer) Brieger in Schltr., Orchideen, ed. 3, 1 (1981) 671.
  • Aporum section Linearifolia Brieger in Schltr., Orchideen ed. 3, 1(1981) 674.
  • Aporum section Macrostomium (Blume) Brieger in Schltr., Orchideen ed. 3, 1 (1981) 676.
  • Aporum section Strongyle (Lindl.) Brieger in Schltr., Orchideen,ed. 3, 1 (1981) 674.
  • Dendrobium section Ampullaria Pfitzer
  • Dendrobium section Clavatae Ridl.; Pridgeon
  • Dendrobium section Hemiphylla Kränzl. in Engl., Pflanzenr. IV. 50. II. B. 21 (1919) 201
  • Dendrobium section Holophylla Kränzl. in Engl., Pflanzenr. IV. 50. II. B. 21 (1910). 201
  • Dendrobium section Macrostomium Blume
  • Dendrobium section Rhopalanthe Schltr.
  • Dendrobium section Virgatae Hook. f.
  • Dendrobium subgenus Aporum (Blume) Kränzl.
  • Dendrobium subgenus Bolbodium (Lindl.) Kränzl.
  • Dendrobium subgenus Crumenata (Pfitzer) Kränzl.
  • Dendrobium subgenus Rhopalobium Schltr.
  • Dendrobium subgenus Strongyle (Lindl. & Paxton) Kränzl.
  • Dendrobium subgenus Xerobium Schltr.
  • Dendrobium subsection Aporosis Schltr.
  • Genus Ditulima Raf., Fl. Tellur. 4 (1836, publ. 1838) 41.
  • Genus Macrostomium (Blume) Blume, Bijdr. (1825) 335.
  • Genus Orthoglottis Breda, Gen. Sp. Orchid. Asclep., fasc. 4, (1830) s.n.
  • Genus Schismoceras Presl, Rel. Haenk. 1 (1827) 96, t. 13, fig. 2.
  • Section Rhopalanthe Subsection Aporosis Schlechter 1912
  • Section Strongyle Lindl. 1851
  • Subgenus Aporum (Blume) Kränzl. 1910
  • Subgenus Strongyle (Lindl) Kränzl 1910
  • Subgenus Xerobium Schlechter 1912
  • Subsection Strongyle (Lindley) H.P.Wood 2006

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya