Genus Dendrobium (4): Populasi Dendrobium Spesies


اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Jumlah Spesies Dendrobium

Diduga lebih dari 1000 species, walaupun mungkin ada nama sinonim atau reduksi spesies. Dendrobium menempati peringkat kedua setelah genus Bulbophyllum. Sedangkan pada kategori kultivar, berada di posisi kedua setelah Cattleya Genera.

Baker dan Baker (1996) menemukan lebih dari 2400 Dendrobium spesies yang valid.

Tentu saja jumlah ini akan terus berfluktuasi seiring adanya perevisian, pengklasifikasian, dan pembudidayaan kultivar spesies maupun hibrid dan juga penemuan-penemuan baru walau prosentasenya sudah kian mengecil.

Di Indonesia, terbanyak berada di Papua yang diperkirakan mencapai/lebih 450 spesies, disusul Kalimantan dengan 150 spesies. (FYI: penulis belum mendapatkan informasi jumlah spesies sekarang ini)

 

Seksi Dendrobium

Schlechter (1982) mengklasifikasi Dendrobium ke dalam 41 seksi.

Sedangkan seksi genus Dendrobium yang banyak dibudidayakan dan disilangkan adalah Callista, Dendrobium, Formosae, Latouria, Phalaenanthe, dan Spatulata.

Beberapa contoh seksi:

Bolbidium.  Hanya 5 spesies. Contoh: Dendrobium pumilum, Dendrobium ustulatum, Dendrobium  guardangulare.

Conostalix, contoh: Dendrobium lobii, Dendrobium melanochlamys dan Dendrobium pachyglosum.

Desmotrichum,   terdiri atas 10 spesies. Contoh: Dendrobium luxurians, Dendrobium comatum, Dendrobium laciniosum, Dendrobium convexum dan lain-lain.

Diplocaulobium,   ada kurleb 30 yang tersebar dari Suamatra hingga Papua.  Contoh: adalah Dendrobium  malayanum.

Distichophyllum,  ditemukan 8 spesies. Contoh: Dendrobium uniflorum, Dendrobium bifarum, Dendrobium metachilinum, Dendrobium hosei.

Euphlebium, tersebar di Sumatra hingga Philiphina. Contoh: Dendrobium euphlebium.

Grastidium, contoh: Dendrobium pensile, Dendrobium indragiriense dan Dendrobium salacceanse.

Nigrohirsutae,  terdiri 45 spsesies yang tersebar dari Himalaya, China Selatan, Malaysia, dan Philiphina. Contoh: Dendrobium  lowii, Dendrobium cruentum, Dendrobium dearei, Dendrobium schutzie, Dendrobium draconis.

Oxystophyllum, contoh: Dendrobium  sinuatum, Dendrobium excavatum, Dendrobium carnosum.

Pedilonum, ada ± 80 spesies yang tersebar mulai India sampai Samoa. Contoh Dendrobium secundum, Dendrobium metrinum, Dendrobium hugii, Dendrobium croatum dan lain-lain.

Rhopalanthe,  contoh: Dendrobium peculiar, Dendrobium setifolium, Dendrobium clavator, Dendrobium crummenatum.

Sacopodium,  terdiri 20 – 25 spesies yang tersebar dari Himalaya hingga ke Fiji. Contoh: Dendrobium longipes, Dendrobium macropodum, Dendrobium geninatum, Dendrobium zebrunum.

Stachyobium,  berasal dari Burma dan Thailand. Contoh: Dendrobium  delacourii, Dendrobium flavidulum, Dendrobium eriaeflorum.

Stongyle, contoh: Dendrobium singaporense, Dendrobium acerosum, Dendrobium subulatum.

 

Populasi

Anggrek Dendrobium semakin terancam di alam liarnya akibat alihfungsi hutan, logging, perluasan pemukiman, dan kebakaran maupun bencana alam.

Saat ini terdapat 31 (tiga puluh satu) spesies yang masuk dalam daftar terancam punah dalam daftar merah ICUN, dengan tiga spesies Dendrobium huoshanense, Dendrobium officinale, dan Dendrobium schutzei yang masuk dalam kategori kritis (critically endangered). 8 (delapan) lainnya terdaftar sebagai terancam punah. Mungkin jumlah ini yang (sudah) diketahui, sedangkan yang belum terdeteksi lebih banyak lagi.

Yeah, semoga bisa dilestarikan, minimal melalui penangkaran ex-situ.

 

Referensi

The Genus Dendrobium By Ken Jones

IOSPE

powo.science.kew.org

ipni.org

SpringerLink

Wikipedia

Dan lain-lain

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya