Genus Dendrobium Swartz (3): Morfologi dan Agroklimat

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


 

Morfologi Dendrobium

Semakin banyak revisi dan reklasifikasi ciri khas genus Dendrobium yang bisa dilihat kian kabur, karena tambahan spesies-spesies dari genus lain mempunyai ciri morfologi yang berbeda-beda.

Tetapi secara umum semua bagian morfologi pada bentuk dan ukuran sangat bervariasi.

Daun

Bentuk bervariasi, tetapi umumnya berbentuk lanset dengan berbagai formnya, saling berhadapan/berpasangan (opposite) yang keluar dari ruas batang.

Ada daun yang tetap segar (evergreen) selama 2 – 3 siklus hidup, baik musim kemarau maupun hujan.  Misalnya Dendrobium gouldii, Dendrobium bigibbum dan Dendrobium stratiotes.

Ada spesies yang menggugurkan daun (deciduous/nobile) saat masa istirahat (dorman) yang biasanya terjadi saat musim kering atau kemarau. Misalnya Dendrobium anosmum, Dendrobium parishii, Dendrobium pierardi.

Dan semigugur/semidecidous yang hanya menggugurkan sebagian daun saja. Misalnya Dendrobium macrophyllum, Dendrobium spectabile dan Dendrobium nobile.

 

Batang – Pseudobulb

Bentuk dan ukuran beragam dengan pola pertumbuhan simpodial, yaitu pertumbuhan lurus ke atas dan terbatas yang akan terhenti setelah  mencapai titik maksimal. Selanjutnya tunas atau anakan baru, keluar dari akar rimpang.

Umumnya beruas-ruas. Pseudobulb (ada yang menyebutnya umbi atau batang semu) berfungsi menyimpan cadangan air dan makanan.

 

Akar

Terdiri atas akar lekat atau akar substrat dan akar udara. Akar udara berfungsi menyerap hara, sedangkan akar lekat berfungsi sebagai penahan kokohnya tanaman.

Akar ada berwarna putih, ada yang coklat dengan gradasinya. Umumnya kecil-kecil berbentuk silinder.

 

Bunga

Bentuk dan formnya bermacam-macam, tetapi sama dengan anggrek lain yang terdiri atas 3 sepal dan 3 petal (mahkota bunga). Petal umumnya lebih besar dan bulat, yang mana petal terakhir (dikatakan) bermodifikasi membentuk labellum/lip/lidah/bibir yang terdapat alat perkembangbiakan generatif. Bentuk labellum pun bervariasi, tetapi umumnya berbentuk sekop.

 

Berdasarkan bentuk bunganya,  dikelompokkan ke dalam 3 tipe, yaitu tipe bunga bulat (round-shape) seperti kupu-kupu, kelompok tipe bunga melintir/tanduk, dan bentuk bintang.

 

Agroklimat

Ketinggian

Silahkan disesuaikan dengan range seksi. Bila ingin lebih detail dapat dicari pada link-link bonafid.

Sinar

Intensitas cahaya sekitar 1.500 – 3.000 fc –footcandle-  (saat terik matahari sekitar 7.000 – 10.000 fc)

Bila tidak memiliki akat pengukur dapat menggunakan paranet dengan kerapatan 55 – 65 %.

Kelembaban

60 – 85 %.

Suhu

Rata-rata 25 – 270C.

Suhu  terendah (malam hari) 210C

Suhu tertinggi (siang hari)  sekitar 320C

Atau menyesuaikan sesuai tingkat elevasi habitat.

 

Perbanyakan

Generatif

Vegetatif: keiki, tunas anakan, split

Beberapa Dendrobium lejen sudah mulai diperbanyak dengan cloning.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya