Anggrek Spesies Indonesia: Appendicula anceps Blume 1825
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sekilas vibesnya nampak seperti anggrek Dendrobium. Kesamaan ini tak jarang
membuat para pecinta anggrek terkecoh.
Kemudian dari efek revisi dan reklasifikasi adanya genus terpisah ataupun baru, sekarang genus Appendicula lebih menyerupai genus Podochilus. Dan keserupaan ini membuatnya lebih sulit dibedakan keduanya. Apalagi keduanya juga dalam jalur subtribe yang sama, Eriinae.
Persamaan lain dari kedua genus:
Memiliki bentuk batang/pseudobulb serupa batang, yakni langsing dan memanjang dengan diameter sama mulai pangkal hingga ujung, tegak atau menjuntai.
Akar kecil-kecil dan banyak.
Seluruh bulb ditutupi oleh daun pipih dengan susunan berhadapan (opposite).
Bunga kecil-kecil, tetapi bentuk knop/bud kedua genus agak berbeda
Tumbuhan herba epifit, litofit, dan jarang terestrial
Appendicula anceps termasuk anggrek yang rajin berbunga, meski ukuran bunganya super mini (teeny weeny) ≤ 4 mm yang muncul dari node (cincin ruas) dengan 3 – 4 kuntum yang mekar berbarengan, resupinasi. Sekali mekar bisa beberapa tangkai ibu bunga dalam satu bulb.
Direkomendasikan diletakkan pada area yang terpapar sinar matahari.
Sebenarnya saat belum mekar pun sudah termasuk cantik karena sosok tanamannya semirip ganggang laut atau pakis-pakisan.
Belum ada minat terhadap hortikultura
spesies bahkan genus
ini.
Biasanya kolektor atau orang sains yang berminat. Dalam jual-beli pun biasanya
diselipkan sebagai bonus.
Taxonomy
|
Family |
: |
Orchidaceae Juss. Genera Plantarum 64–65. (1789) |
|
Subfamily |
: |
Epidendroideae Kostel. Allgemeine Medizinisch-Pharmazeutische Flora 1: 233. (1831) |
|
Tribe |
: |
Podochileae Pfitzer (1887) Entw. Nat. Anordn. Orch., 101 (1887) |
|
Subtribe |
: |
Eriinae (Podochilinae Benth. & Hook.f., Gen. Pl. 3 (1883) 463) |
|
Author |
: |
Benth |
|
First Published |
: |
J. Proc: Linn. Soc., Bot. 18 (1881) 287 |
|
Genus |
: |
Appendicula Blume; Bijdragen tot de flora van Nederlandsch Indië: 297 (1825) |
|
Epithet |
: |
anceps Blume (Karl/Carl Ludwig von Blume) |
|
First published |
: |
Bijdr. Fl. Ned. Ind.: 299 (1825) |
|
Section |
: |
Appendicula |
|
Synonyms |
: |
Appendicula anceps var. anceps Appendicula anceps var. celebica Schltr, Repert. Spec. Nov. Regni Veg. 21: 174 (1925) Appendicula complanata Ridl., J. Linn. Soc., Bot. 32: 389 (1896) Appendicula cyathiforma (Lindl.) Rchb.f.; (1890) Appendicula lewisii Griff.; Calcutta J. Nat. Hist. 4: 378 (1844) Dendrobium vaginatum Wall. ex Hook.f.; (1890) [in syn.] Metachilum cyathiforme Lindl., Gen. Sp. Orchid. Pl. : 74 (1830) Podochilus anceps (Blume) Schltr., Mém. Herb. Boissier no. 21: 33 (1900) (Kew accepted this synonym)) |
|
Nama Umum |
: |
Stream Orchids The Double Edged Appendicula Anggrek Ganggang |
|
Etymologi |
: |
Appendicula adalah bentuk kecil dari kata Latin appendix yang berarti "tambahan/appendage/addition", mengacu sedikit tambahan (embel-embel) kecil – yang menghadap ke dalam pada labellum. |
|
Native to |
: |
Asia Tropical: 41 THA – Thailand 42 BOR – Borneo (Mt. Kinabalu, Sabah, Kalimantan, Sarawak, Natuna Isl.) 42 MLY – (peninsular) Malaysia 42 SNG – Singapore 42 JAW - Java 42 LSI - Lesser Sunda Islands (Nusa Tenggara & Bali) 42 PHI - Philippines 42 SUM – Sumatra (incl. Bangka Isl., Riau Isl.) 42 SUL – Sulawesi 42 BRN – Brunei |
|
Habitat & Elevation |
: |
Hutan tropis dengan ketinggian 400 – 2500 meter dpl |
|
Etimology |
: |
1650s, from Latin appendicula "a little addition, small appendage," diminutive of appendix (see appendix) + -ar. In anatomy, opposed to axial.
|
|
Referensi |
: |
CITES Appendix II. |
Varian / Accepted Infraspecifics
Appendicula anceps Bl., var. celebica
|
Author |
: |
Schltr. |
|
First published |
: |
Repert. Spec. Nov. Regni Veg. 21: 174 (1925) |
|
Native to: |
: |
42 SUL – Sulawesi (endemik) |
|
Status |
: |
CITES Appendix II. |
Varietas ini memiliki ciri perbandingan sedikit berbeda dengan varian Appendicula anceps umumnya yakni kelopak lebih lebar, bibir lebih mirip biola yang terbentuk di tengah dan semakin lebar, namun pertumbuhan bibir tidak begitu berdaging. Dan yang pasti merupakan anggrek endemik Sulawesi atau area sebarannya terbatas.
Appendicula anceps var. anceps
Appendicula anceps Bl., var. anceps
|
Author |
: |
Blume |
|
First published |
: |
Bijdr. Fl. Ned. Ind. (7): 299 (1825) |
Synonyms |
: |
|
|
Native to: |
: |
Borneo, Jawa, Lesser Sunda Is., Malaya, Philippines, Sulawesi, Sumatera, Thailand |
|
Status |
: |
CITES Appendix II. |




Komentar
Posting Komentar