Aerides odorata Lour (11) Penyakit & Hama

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

PENYAKIT

Sebenarnya anggrek Aerides odorata Lour merupakan anggrek yang tahan banting, adaptif pada segala kondisi tempat dan cuaca. Dan yang lebih penting adalah termasuk kategori anggrek yang nyaris tanpa masalah. Artinya hama dan penyakit sangat langka menyerang.

Buktinya anggrek Kuku Macan di kebun penulis udah puluhan tahun dan selama itu belum pernah sekalipun menjumpai terjangkit penyakit dan diserang hama. Ya memang g sesempurna itu ya, ada kalilah dua atau tiga kali bermasalah, tetapi masih bisa melewatinya.

Namun apapun di dunia ini memang tiadalah abadi. Tidak ada satu makhlukpun yang mulus-mulus aja perjalanan hidupnya. Begitu juga dengan anggrek Aerides odorata Lour ini toxic juga 2 tahunan lalu dan berlanjut/berlangsung juga beberapa bulan kemarin.

Masalah Pertama Efek Hujan Salah Musim

Hujan Salah Musim adalah hujan yang jatuh di tengah-tengah musim panas/kemarau. Biasanya sangat asam karena membawa partikel-partikel udara (logam, garam, asap, dan lain-lain). Efeknya memang sangat terasa. Anggrek Aerides odorata Lour daunnya menguning keemasan. Cantik sih secara visual, tetapi ini adalah penyakit.

Penulis langsung bertindak memotong bulb-bulb yang terkena efek, kemudian memisahkannya. Bagian yang telah rusak berat dipotong/dibuang. Bagian yang masih bagus diikat pada media potongan kayu. Beberapa ada yang survive tetapi banyak juga yang wassalam.


Masalah Kedua Busuk Akibat Hujan dan Badai El-Nino


HAMA

Ternyata daunnya diserang semacam black spot. Entah bakteri ataukah virus.

Dulu g pernah menemukan kasus apapun. Entahlah sekarang justru banyak masalah pada anggrek ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya