Aerides odorata Lour (8) Pantaskah Dipanggil Anggrek Kuku Macan?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Di Indonesia Dikenal Sebagai Anggrek Kuku Macan, seberapa pantaskah nama tersebut untuk anggrek ini?

Awalnya, penulis mengenalnya sebagai Anggrek Asem!

Nama yang dilontarkan salah seorang penulis Kompasiana dan sekaligus pecinta anggrek yang seringkali keluar masuk hutan untuk mendokumentasikan anggrek. Etimologinya karena sering ditemukan menempel pada pohon asam (hutan), selain mangga hutan.

Begitulah nama ini terus saya gunakan, sampai suatu ketika gabung pada grup-grup anggrek di Fb.

Nah di sini banyak yang memakai nama Anggrek Kuku Macan. Rupanya nama ini yang lebih populer, bahkan mayoritas tidak tahu nama Anggrek Asem. Dan tampaknya (mungkin) memang lebih duluan ada ketimbang Anggrek Asem kali ya? Okelah, kita pakai seperti yang umum dipakai aja hehe.

Hanya saja … masalahnya, ternyata hampir semua spesies yang ada pada genus Aerides disebut juga dengan Anggrek Kuku Macan! Lha di sini biang kebingungannya. Mungkin kita bisa berkaca/spil pendapat IOSPE yang menyebutnya dengan nama yang lebih khusus, The Fragrant Aerides, walau sejatinya semua member genus ini juga wangi. Nah lho????

Beberapa common names lainnya:

  • Fox Tail Orchid – para bule atau pecinta anggrek luar negeri lebih mengenalnya dengan sebutan ini.
  • Anggrek Lilin – mungkin diilhami permukaan bunganya yang tampak seperti dilapisi lilin.
  • Anggrek Ekor Kucing – yeah, mirip-mirip jugalah dengan bentuk ekor kucing tanda bunganya.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya