Anggrek Koleksi: Dendrobium Indonesia Raya ‘Red’

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Dendrobium Indonesia Raya ‘Red’
Alhamdulillah diijinkan untuk memiliki salah satu karya sang maestro anggrek Indonesia, Wirakusuma Silamurti yang mana nama anggreknya berasal dari judul lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya ciptaan WR. Soepratman.

Sudah lama sih ya memang kepingin untuk memiliki (insyaAllah mengoleksi) karya-karya penganggrek/breeder Indonesia. Apalagi karya-karya lama yang entah dimana plantnya bisa ditemukan, karena ada arsip digitalnya, tetapi tidak tahu bentuk plant dan bunganya kayak bagaimana.

Beli secara offline mungkin saja sekilas lebih mahalan dibanding beli online (kalau rajin nyari-nyari), tetapi bagi saya worth itu buanget dapat plant ini, karena:

  • IDnya cocok
  • Plant rimbun karena banyak tunas. Bulb tertinggi sekitar 40cm.
  • Kelebihan dan kekurangan langsung diketahui dan diterima. Satu bulb patah pada pangkal batang karena busuk.
  • Tidak ribet chat sama penjual, transfer dan menunggu-nunggu yang kadang plant tidak sesuai ekspektasi.

Meski tampaknya lebih mahal, tetapi tertutupi dari biaya transfer dan ongkir yang mungkin bisa saja lebih mahalan totalnya.

Ya, Dendrobium Indonesia Raya ‘Red’ kan bukan anggrek langka, jadi kita bisa kapan saja dan dimana saja, g peduli on atau offline bebas saja sesuai kondisi. Nah kalau anggrek langka ya mau g mau harus beli online bila sellernya jauh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya