Dendrobium conspicuum Bakh.f. (1963) 1: Kronologis Perubahan/Revisi Taksonomi

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pertama dipublis pada Blumea 12: 69 (1963)

Saat masih bergenus Flickingeria, dimasukkan ke dalam seksi Bilobulatae dengan Common Name, The Large Flowered Flickingeria. Entah apakah namanya masih seksi ini saat berada dalam genus Dendrobium.

 

So, syah-syah saja ya mau nyebut anggrek ini Dendrobium conspicuum Bakh.f. 1963, atau Flickingeria grandiflora (Blume) A.D.Hawkes 1965, atau Dendrobium grandiflora. Semua sama, yang penting tidak ada anggrek lain yang disebut dengan itu. Hanya sajaaa…. Nah ini yang jadi teguran pada admin, kalau Indonesia ini kiblatnya pada Kew, jadi yah udahlah kita pakai nama resmi sesuai versinya Kew:

Dendrobium conspicuum Bakh.f., Blumea 12: 69 (1963).

Supaya kita paham, baiklah kita simak kronologis nama yang pernah dipakai anggrek spesies ini.

Kronologis Taksonomi

1825 – Carl Ludwig von Blume memperkenalkan Desmotrichum grandiflorum pada Jurnal Bijdragen tot de Flora van Nederlandsch Indie volume 7 halaman 331 tahun 1825, yang merupakan cikal dari Flickingeria grandiflora. Spesimennya dari Gunung Salak, Jawa Barat.

1830 – John Lindley memperbaiki taksonnya ke genus Dendrobium, tetapi statusnya num nudum, karena Dendrobium grandiflorum sudah digunakan oleh spesies lain.

1891 – Carl Ernst Otto Kuntze mentransfernya ke genus Callista. Dipublikasi pada Jurnal Revisio Generum Plantarum volume 2 hal 654, Jerman.

1961 - P.F.Hunt & Summerh merevisi ke dalam genus (baru), Ephemerantha.

1963 – Reinier Cornelis Bakhuizen van den Brink  memberi nama takson baru, Dendrobium conspicuum yang diterbitka dalam Jurnal Blumea volume 12 halaman 69 tahun 1963. Nama yang valid (tidak num nudum) yang dipakai Kew sekarang. Tapi di Indonesia, mayoritas lebih memakai nama Flickingeria grandiflora hingga sekarang. Entah tidak tahu ataukah enggan menggali informasi.

1965 – A.D.Hawkes memperkenalkan genus baru, Flickingeria pada Jurnal Orchid Weekly. Coconut Grove, FL, 6 Jan. 1961. Saat itu tidak (belum populer).

1965 – genus baru Flickingeria, diterbitkan ulang di  Orquídea (Rio de Janeiro) volume 27 tahun 1965 (dan dijadikan referensi/database oleh KEW).

Setelah itu, adanya upaya menghidupkan kembali genus Dendrobium yang dibagi-bagi menjadi seksion-seksion membuat species ini kembali direvisi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya