Section Phalaenanthe 4: Kasus Natural Hybrids (Dikelompokkan ke Dalam Spesies Tipe Kupu-kupu)
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Karena dimasukkan ke dalam seksi Phalaenanthe, maka secara fenotipe/vibes dibilang sebagai anggrek bulat. Padahal kita melihatnya bukan bulat lagi tetapi intermedia/bintang dan semi melintir! Bentuk yang tidak hanya secara fenotipe, tetapi kalau dibedah secara genotipe, kedua natural hibrid ini sudah terkontaminasi gen-gen seksi anggrek keriting/Spatulata.
Mengejutkan memang, kok tata aturan taksonominya dimasukkan ke dalam spesies Phalaenanthe? Tetapi ya kita apa kata ahlinya ajalah. Toh kita juga g mampu menganalisis dan mendeskripsikannya. Gampangnya katakan ‘yes sir’ hehe. Mungkin kelak kalau ditemukan banyak natural hybrid bisa diduga akan ada kelas seksi baru, who knows? Wallahua’lam.
Dendrobium x leeanum O'Brien, Gard. Chron. (1891) 640, fig. 88
Kew dan banyak ahli taksonomi lainnya memasukkan natural hybrid ini menjadi spesies, karena itu letter x yang merupakan penanda khas secara arsip kalau suatu anggrek termasuk natural hibrid, dihilangkan. Jadi ditulis Dendrobium leeanum O'Brien dengan memakai tata aturan penamaan spesies.
Homotypic Synonyms
- Vappodes leeana (O'Brien) M.A.Clem. & D.L.Jones in Orchadian 13: 492 (2002)
Notes (dari link ‘Orchids of New Guinea’):
Dendrobium x leeanum O'Brien is undoubtedly a hybrid, involving species of section Phalaenanthe and section Spatulata. (Dendrobium x leeanum O'Brien tidak diragukan lagi merupakan hibrida, melibatkan spesies seksi Phalaenanthe dan Spatulata).
|
Dendrobium Leeanum |
Dendrobium striaenopsis (syn) × Dendrobium × superbiens |
Dendrobium x superbiens
Pernah
disinggung di sini. InsyaAllah akan dibahas (kembali) pada seri tersendiri.

Komentar
Posting Komentar