A - Z Section Flickingeria 1: Perkenalan
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Members genus Dendrobium (Olof Swartz, 1799) sangat beragam dan bervariasi dalam morfologi, karakter, tipe perbungaan, dan sebagainya. Salah satu seksion yang menyumbang keanekaragaman itu adalah Flickingeria.
Anggrek Flickingeria terkenal dengan
bunganya yang indah,
unik/rumit, mencolok, semarak, serta
memiliki bentuk dan corak unik
yang tentunya indah. Umumnya
bunga berstruktur unik atau aneh, utamanya pada labellumnya.
Meski punya keunggulan seperti itu, anggrek-anggrek dalam genus ini tidak penting dalam perdagangan, padahal banyak spesies yang populer di kalangan kolektor dan peminat karena keindahan dan keanekaragamannya.Tentu saja banyak kriteria atau alasan mengapa tidak begitu laku, salah satunya adalah mekarnya yang singkat meskipun mekarnya tak mengenal musim.
Bagi pemula anggrek, faktor ini tidak menguntungkan bagi mereka. Biasanya anggrek dalam genus ini hanya dijadikan sebagai bonus. Meski para kolektor juga menerimanya, tetapi harganya tetap saja murah.
Karena faktor ini juga yang menyebabkan banyak spesies anggrek Flickingeria yang menurun populasinya karena tidak ada yang meminatinya untuk dirawat secara ex-situ. Padahal populasi mereka terancam di habitat aslinya. Karenanya, upaya konservasi memang mutlak diperlukan untuk melindungi spesies ini dan menjamin kelangsungan hidup mereka untuk dinikmati generasi mendatang.
Membahas anggrek ini mau g mau harus flashback dulu karena banyak terjadi revisi dan reklasifikasi yang penting. Walaupun Flickingeria telah tergabung (kembali) ke dalam genus Dendrobium seperti yang pernah terjadi sebelumnya, tetapi ke depannya kita tidak tahu apakah akan dilakukan revisi atau reklasifikasi kembali lagi sebagai genus mandiri ataukah tidak. Karena itu mumpung data/informasi yang ada dalam berbagai link belum dihapus, maka admin menyajikan informasi tentang genus Flickingeria secara utuh. Siapa tahu kelak genus ini kembali ke jalurnya kembali sebagai genus Flickingeria.
Secara umum, eksplorasi dan penelitian terhadap anggrek-anggrek ini sangatlah kurang. Banyak hal-hal yang tidak diketahui atau tidak ada informasi mendetail terhadap mereka. Padahal mereka juga penting secara ekologi bagi ekosistem setempat. Mereka juga berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati dengan membentuk bagian dari jaringan interaksi tumbuhan-hewan yang rumit yang membentuk ekosistem ini. Allah menciptakan segala sesuatunya dengan terukur, hanya manusialah yang tidak mengetahuinya. So, dengan mempelajari dan mengapresiasi tanaman yang indah dan mempesona ini secara intens, dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekologi dan perlunya melindungi tanaman untuk generasi mendatang.
Kronologis Revisi Genus dalam Susunan Taksonomi
Genus Flickingeria beberapa kali mengalami revisi dan reklasifikasi.
Kronologis atau urut-urutan perevisian berikut sebenarnya berasal dari kronologis revisi taksonomi Flickingeria grandiflora yang pernah dimuat pada edisi lalu. Tetapi biasanya bila perubahan atau revisi itu terjadi pada heterotype synonym-nya, berarti perubahan juga berlaku pada spesies-spesies lain yang berada dalam genus yang sama.
Entah valid ataukah tidak apa yang admin pahami ini, berikut kronologis revisi dan/atau reklasifikasi pada genus Flickingeria.
1825 – Genus Desmotrichum
1830 – dimasukkan atau digabung ke dalam genus Dendrobium
1891 – Ditransfer ke genus Callista
1961 – Diklasifikasikan ke dalam genus baru, Ephemerantha
1963 – Balik lagi ke genus Dendrobium.
1965 – Diperkenalkan genus baru, Flickingeria
(?) – Adanya upaya menghidupkan kembali genus Dendrobium yang dibagi menjadi (banyak) seksion. Genus Flickingeria juga terdampak upaya ini hingga harus turun ‘pangkat’ menjadi seksion dalam genus Dendrobium.
InsyaAllah per genus revisi akan diulas tersendiri dalam tulisan berseri.
Referensi
- International Plant Names Index
- Australian National Herbarium Logo
- Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew
- BioLib
- World Plants (Complete List)
- Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew
- World Flora Online
- Botanico Hub.
Komentar
Posting Komentar