Membongkar dan Mengganti Media
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Wajib dan tidaknya tergantung kondisi kebun dan juga manajemen tritmen kita. Di kebun admin, penggantian media sudah menjurus wajib. Sebabnya? Ya karena tritmen yang dilakukan berbeda dari tempat asalnya, meski katakanlah kita sama-sama melakukan penyiraman, pemupukan, pemberian vitamin atau hormon, tetap saja berbeda efeknya.
Umumnya pekebun atau seller besar, anggrek memakai softpot sebagai media wadahnya. Umumnya di kebun admin, anggrek yang datang dengan media yang banyak atau memenuhi (soft)pot, hampir dipastikan dalam beberapa hari atau minggu akan asam sekali. Bahkan sekelas arang yang notabene bersifat basa, juga tak luput dari keasaman. Yang paling relatif aman memakai media serat akar pakis yang sudah ditritmen khusus.
Tindakan yang admin lakukan adalah membuang atau mengurangi media mencapai 95% dan memang menyisakan sedikit saja media bawaan. Bahkan dalam beberapa kasus media harus diganti atau tidak dipakai sama sekali.
Seperti ini contohnya.
Anggrek datang dengan softpotnya. Media bawaan moss (putih, sepertinya sih). Plant sudah dewasa dan relatif menjulang (lebih dari 50 cm). Saat itu admin masih mencoba mempertahankan media bawaan, pingin tahu seperti apa sih efeknya dalam beberapa hari atau minggu. Yang dibuang atau diganti hanya softpotnya saja, dan anggrek diletakkan pada pot baru yang lebih besar. Ternyata dalam beberapa minggu, akar-akar baru atau kemunculan tunas akar tidak ada. Segera dilakukan pengecekan. Ternyata media berbau sangat menyengat. Fix sudah asam. Maka, media pun dibuang dan akar-akar yang mati/kering/busuk dipotong. Setelah itu dicuci hingga bersih dan bisa langsung ditanam atau diangin-anginkan terlebih dahulu, mana suka.

Komentar
Posting Komentar