Kok Dehidrasi?

عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sungguh herman membaca postingan teman-teman, atau lihat video-video dengan judul atau konten anggrek dehidrasi. Lho kok bisa (dehidrasi)?

Sebelum suka banget dengan anggrek, admin telah baca-baca info apapun tentang anggrek. Salah satu info penting adalah anggrek termasuk tumbuhan sukulen, yakni tumbuhan yang tahan akan kekeringan. So mengapa banyak yang mengatakan seolah-olah kehilangan kandungan air (dehidrasi)? Padahal sering juga disiram. Tentu ada penyebab/masalah lain pada anggrek yang kita tidak ketahui.

Bila benar demikian, artinya anggrek dehidrasi, untuk menuju kondisi kekeringan seperti itu tidak hanya satu dua hari, seminggu dua minggu, tetapi berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan!

Jadinya bertanya-tanya saat ada postingan atau video dengan konten anggrek merana, keriput, dan dehidrasi saat ditinggal barang 1/2 minggu.

Apa saya yang keliru persepsi ya?

Padahal teman-teman nih rajin banget kalau siram-siram anggrek. Satu acara yang menyenangkan bagi para penggemar anggrek. Lah masa' iya anggreknya dehidrasi padahal stok airnya melimpah? Apanya atau dimananya yang salah?

Seringkali mungkin kita keliru melihat daunnya keriput atau tidak segar, dan kemudian memvonisnya sebagai masalah dehidrasi. Padahal meski tidak ada akar dan daun, anggrek masih bisa menyerap air melalui bulbnya, walau tidak bisa semaksimal daun dalam menyerap air.

Contoh anggrek ini.

Selama ini tidak pernah disiram dan pernah mengalami kekeringan total saat musim panas ekstrim 2 tahun lalu. Ditambah pohon tetangga yang selama ini menahan terik matahari, ditebang. Kurus keriput dan kering jadinya. Tetapi masyaAllah saat musim hujan datang, dia kembali menggeliat bangun dan bahkan berbunga!

Nah anggrek baru bisa dikatakan dehidrasi kalau bermasalah. Terkena hama, penyakit, masa/proses adaptasi, klorosis, atau kondisi lain yang membuat fungsi fisiologisnya terganggu. Beberapa gejala tersebut memiliki kemiripan penampakan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya