Trik Membedakan Anggrek Muda dengan Tua/Kuntet
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pertumbuhan anggrek, meski berasal dari biji dari buah (seedpot) yang
sama dan diperlakukan yang sama dalam proses in-vitro, hasilnya berbeda-beda.
Bahkan saat diletakkan pada kebun yang sama dengan perawatan yang sama pula, dari benih dengan umur dan sais yang sama, hasilnya juga berbeda-beda.
Nah dari sini, bagaimana cara membedakan anggrek yang masih berukuran kecil itu benar-benar memang masih kecil ataukah sudah tua? Yakni disebabkan karena pertumbuhannya yang super lambat, terkena hama dan penyakit yang menyebabkan fungsi fisiologisnya terganggu atau yang lebih beken disebut dengan kuntet?
Gampang kok caranya. Yuk kepoin!
Trik ini admin dapatkan secara tidak sengaja. Sewaktu memberikan perlakuan pada anggrek yang datang, terbersit cara baru dengan mencuci dengan memakai campuran air dan sabun cuci piring cair untuk mencegah/membunuh bakteri, kotoran, ataupun jamur? Tentunya bisa menghemat waktu dan tenaga. Jadilah admin mencuci anggrek-anggrek yang datang dengan campuran itu.
Ternyata bulb dan daun yang sudah tua tidak terdapat semacam lendir. Berbeda dengan daun dan bulb yang masih muda, ada semacam lendir yang melekat bila kita usap-usap untuk membersihkannya.
Memang sih ini masih percobaan pertama ya, dan itu pun masih pada anggrek Dendrobium dan Oncidium. Untuk Phalaenopsisnya adminnya lupa saat itu karena diletakkan pada area yang berbeda, sehingga belum sempat diuji coba. Apalagi karena salah satunya muncul spike yang masih kecil, jadinya diskip untuk anggrek Phalaenopsisnya.
Ada yang punya pengalaman yang sama? Ataukah ada yang punya trik beda
untuk membedakan anggrek muda dengan yang sudah tua?
Komentar
Posting Komentar