Apa Pengaruh Temuan Baru (New Distribution Record)?
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bagi kita, umumnya penggemar anggrek, penemuan baru area distribusi (new record, new distributional record) merupakan informasi yang biasa-biasa saja. Tidak mempengaruhi apapun terhadap kegemaran akan anggrek. Berbeda dengan para eksplorer/peneliti, temuan daerah baru sangat berpengaruh terhadap analisis mereka terhadap suatu (populasi) anggrek yang mempengaruhi pada tingkat/penilaian populasi suatu anggrek.
Supaya mudah dipahami, mari kita spill informasi
contoh spesies berikut.
Awalnya/semula, Dendrobium sagin Saputra & Schuit berasal dari Kabupaten Sorong, Papua Barat.
Kemudian, Dendrobium sagin ditemukan Pulau Waigeo dan menjadi catatan baru (new record) untuk persebaran. Karena Pulau Waigeo juga termasuk Papua Barat, sekilas penemuan ini tidak mendatangkan efek/dampak apapun.
Nyatanya persepsi seperti ini keliru ya guys. Lah kenapa?
Awalnya level populasi Dendrobium sagin di pulau utama Papua, berdasarkan data dan fakta di lapangan, awalnya status konservasi spesies ini jatuh pada kategori Sangat Terancam Punah (Critically Endangered) IUCN. Nah, dengan ditemukannya populasi di Pulau Waigeo, status konservasinya meringan menjadi Terancam Punah (Endangered). Cmwiwww.
Foto: BBKSDA
PAPUA BARAT
Komentar
Posting Komentar