Callus, Apa Itu?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


stilah callus berasal dari bahasa Latin, variasi dari callum yang artinya "hard skin"/kulit keras, atau menjadi keras (be hard). Tetapi sebutan callus pada anggrek menjadi berbeda.

Callus, saya lebih suka menyebutnya dasi dalam bahasa Indonesia, merupakan salah satu komponen berupa tonjolan/benjolan berdaging yang terdapat pada lidah. Letaknya pada pangkal lidah (kerongkongan). Bentuknya bermacam-macam. Ada yang bulat, mirip kepala hewan, dan lain-lain. Banyak spesies yang tidak memiliki callus tetapi multiple ridges (tonjolan beralur) atau central keel/lunas tengah yang juga merupakan suatu modifikasi serupa callus hanya berbeda bentuk/morfologi.

Apakah semua anggrek punya callus?

Walau saya tidak tahu pasti, tetapi bila pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka saya akan menjawabnya ‘Ya’. Memang callus ada yang tampak dalam mata kita, ada pula yang tidak dan tersembunyi dari pandangan mata manusia. Mungkin saisnya yang terlalu kecil, atau letaknya yang jauh tenggelam pada pangkal lidah.

Ada juga callus yang bentuknya seperti alur-alur berbulu (trikoma) yang disebut keel (insyaAllah akan dibahas tersendiri).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya