Tentang Dendrobium phalaenopsis FitzGerald (5): Versi Jim Brydie
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Siapa Jim Brydie, admin tidak tahu hehe. Hanya saja pernah menulis artikel The Dendrobium bigibbum Complex. Terlepas apapun jabatannya, karena yang ditulis juga mendasarkan pada pendapat/tulisan ahli, so sah-sah saja kita juga ulas tentangnya.
Disebut dengan terang-terangan bahwa Dendrobium bigibbum
section Phalaenanthe merupakan 3 atau 6 spesies yang berasal dari
Australia. Dari sini tidak ada perdebatan dengan pendapat para ahli lain. So,
gimana dengan Dendrobium
phalaenopsis?
Selama bertahun-tahun Dendrobium phalaenopsis dipahami sebagai satu spesies yang hidup di Indonesia timur di pulau-pulau dekat Timor (Kepulauan Tanimbar sekarang atau tepatnya). Sedangkan Dendrobium bigibbum adalah semua jenis yang hidup di daratan Australia.
Namun … (apakah mulai dari sini kebingungan dan kesimpangsiuran itu bermula?)
1978, Steve Clemesha, mengusulkan bahwa Dendrobium phalaenopsis sama dengan Dendrobium bigibbum dan dia mengusulkan Dendrobium phalaenopsis sebagai subspesies dari Dendrobium bigibbum, atau direduksi sebagai Dendrobium bigibbum laratensis untuk anggrek yang ada di Indonesia itu.
1989, Mark Clements (salah satu ahli taksonomi paling terkenal di Australia) mengatakan bahwa ia percaya bahwa jenis spesimen yang digunakan untuk mendefinisikan Dendrobium phalaenopsis sebenarnya dikumpulkan di Queensland (yang membuatnya menjadi bigibbum), dan mengakui bahwa Dendrobium phalaenopsis dan Dendrobium bigibbum adalah spesies yang valid dan terpisah. (tentang pendapat Mark Clements dibuatkan artikel tersendiri)
Dendrobium phalaenopsis berada di sisi timur Great Dividing Range di Australia utara, dan Dendrobium bigibbum ditemukan di sisi barat pegunungan yang lebih kering serta pulau-pulau Selat Torres dan PNG. Clements juga menilai bahwa spesies yang dikenal selama bertahun-tahun sebagai Dendrobium bigibbum variety compactum, adalah spesies Australia ketiga yang terpisah, dan memberinya nama Dendrobium lithocola. Karena perubahan yang disarankannya itu menyiakan spesies Indonesia tanpa memiliki nama, dan karena itu ia secara resmi menggambarkannya sebagai Dendrobium striaenopsis. Apa artinya itu? Clements tidak mengakui Dendrobium phalaenopsis sebagai milik Indonesia (bahkan endemik), tetapi sebagai miliknya Australia. Jadi dari pendapat Clements, Jim Brydie menyimpulkan ada 4 spesies yang ‘kembar’, yakni Dendrobium bigibbum, Dendrobium phalaenopsis, Dendrobium striaenopsis, dan Dendrobium Lithocola.
Dari apa yang telah terpapar di atas, bolehlah admin memberikan segelitik komentar.
Ada yang mengatakan juga (entah dari ahli atau enggak, saya g paham) Anggrek Larat atau Dendrobium phalaenopsis merupakan anggrek invasive atau pendatang dari Australia Utara. Ok-lah tidak mengapa apapun pendapat yang diutarakan, tetapi marilah kita sedikit meluangkan waktu untuk melihat peta. Letak Tanimbar Islands (kedudukan Anggrek Larat) dengan Australia Utara (Queensland) itu berjauhan dan dihadang oleh banyak pulau yang berada pada wilayah Nusa Tenggara (Lesser Sunda Islands). Secara geografis Kepulauan Tanimbar masuk wilayah ini, tetapi pada rilnya lebih dekat ke wilayah administratif Maluku, bahkan Papua. Jadi kalau menurut pendapat ini, bila benar Dendrobium phalaenopsis anggrek invasive, seharusnya anggrek ini juga ada di pulau-pulau yang berada di Nusa Tenggara, tetapi kenyataannya Dendrobium phalaenopsis hanya berada di Tanimbar Islands.
Keraguan yang kedua adalah, apakah memang sudah dibuktikan kalau Dendrobium phalaenopsis yang berasal dari Australia Utara identik atau sama persis (boleh sedikit melenceng) dengan Dendrobium phalaenopsis Tanimbar Islands?
2006,
pada edisi "Native Orchids of Australia", David Jones
mengusulkan nama genus baru "Vappodes"
untuk grup Phalaenanthe, yang
menjadikan Dendrobium bigibbum
menjadi Vappodes bigibba, dan Dendrobium phalaenopsis menjadi Vappodes phalaenopsis. Tetapi nama baru ini sulit diwujudkan,
bukan hanya dari kalangan penggemar anggrek, tetapi juga mayoritas ahli
taksonomi tidak/belum setuju pada perubahan ini. Tetapi efeknya kian banyak variasi yang membingungkan di antara
nama-nama untuk spesies yang sama.
2006 (juga), pada edisi "Dendrobium and its Relatives",
Lavarack, Harris, and Stocker juga berpendapat sama jikalau 3 varietas spesies
yang terdapat di Australia merupakan varieties dari Dendrobium bigibbum.
Sedangkan yang terdapat di Indonesia diberi nama baru, Dendrobium
strianopsis. Lalu dimana atau apa itu Dendrobium phalaenopsis? Ya ga tahu, kok nanya sama saya hehe
Komentar
Posting Komentar