Tentang Dendrobium phalaenopsis FitzGerald (8): Penutup
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pembahasan tentang Dendrobium phalaenopsis sebenarnya hanyalah menyebut dua jenis anggrek saja. Secara morfologi, karakter, dan persebaran, sebenarnya sangat jelas perbedaannya, dan kita pun mudah membedakannya. Hanya saja karena kebingungan dan kerancuan telah berjalan puluhan tahun, maka tetap saja sulit bila diangkat ke atas kertas (teori).
Yang manakah di antara kedua dari anggrek pada gambar yang disebut Dendrobium phalaenopsis, apakah yang berasal dari Australia, ataukah Indonesia?
Apapun yang terjadi pada dunia spesies (revisi dan/atau reklasifikasi) berpengaruh sangat besar terhadap silsilah dunia anggrek hibrid. Para breeder saat mendaftarkan silangannya ya mengikuti persepsi atau pengetahuan yang dimilikinya.
Mungkin ada yang beranggapan bilamana Dendrobium phalaenopsis itu berasal dari Indonesia. Banyak!
Mungkin ada yang beranggapan bilamana Dendrobium phalaenopsis itu berasal dari Australia. Juga tak kalah banyaknya!
Karena itu untuk meralat atau merevisinya rasa-rasanya sangat musykil. Andaikata pun bisa, membutuhkan waktu yang super panjang untuk meneliti satu persatu setiap silangan apakah benar-benar moyangnya merupakan Dendrobium phalaenopsis yang berasal dari Indonesia ataukah Australia.
Setelah membaca keseluruhan serial artikel tentang Dendrobium phalaenopsis , menurut admin mempelajari Dendrobium phalaenopsis rasa-rasanya memang sudah tidak penting lagi? Kenapa?
1) Nama ini sudah jarang dipakai oleh para ahli
2) Apapun namanya, yang penting adalah perbedaan morfologi dan karakternya. Walaupun mengklopkan antara nama dalam taksonomi dengan ril plant juga sulit karena permasalahannya telah berlangsung puluhan tahun
3) Sudah terlalu ruwet silsilah pada dunia persilangan. Satu hibrid sudah tidak diketahui apakah moyangnya benar-benar Dendrobium phalaenopsis ataukah bukan. Apalagi revisi dan reklasifikasi juga telah beberapa kali diadakan, sehingga persepsi masing-masing breeder juga berbeda-beda
4) Dunia taksonomi selalu berubah-ubah. Apa yang kita, sebagai penggemar anggrek, yakini saat ini, bisa saja besuk atau nanti sudah berubah (ada revisi dan reklasifikasi) dan pengaruhnya pada dunia hibrid sangatlah besar. Bila diedit atau direvisi akan membutuhkan tenaga, waktu, dan pikiran yang juga besar. Bayangkan kalau setiap ada revisi diadakan perubahan besar-besaran.
Tetapi apapun itu, terserah pilihan
masing-masing.
Komentar
Posting Komentar