Autogamy, Apa Itu Autogami?

 

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Seringkali kita dibuat ‘jengkel’. Apa pasal? Bunga anggrek yang ditunggu-tunggu dengan lama eh saat mau mekar sudah layu dan kemudian berbuah. Padahal masih bukaan sedikit, bahkan dalam mata kita masih terkatup, tapi bunga tidak kunjung mekarnya. Kemudian g pakai lama muncul buah/seedpod-nya. Itu salah satu dari kejadian yang disebut autogamy.

Apa itu autogami?

Mungkin autogami punya beberapa pengertian ya, tetapi untuk kalangan tumbuhan berbunga, termasuk anggrek, autogami memiliki pengertian penyerbukan sendiri atau proses berpindahnya serbuk sari dari kepala sari menuju kepala putik dalam satu kuntum.

pembuahan sendiri mengacu pada peleburan dua gamet yang berasal dari satu individu

Nah dari pengertian ini apakah bisa juga disebut selfing?

Tidak!

Autogami terjadi secara otomatis, tanpa campur tangan polinator atau pun manusia. Sedangkan selfing terjadi karena adanya peran aktivitas dari polinator, baik makhluk hidup maupun non, seperti air, angin dan lain-lain.

Kabarnya autogami paling sering terjadi pada spesies/genus Phragmipedium mencapai kurleb dua pertiga anggrek sandal.

Pertanyaannya, apakah autogamy = self pollination?

Entahlah, saya belum tahu apakah sama atau tidak.

Dulu saat mencari informasi tentang  self pollination tidak disebut-sebut tentang autogamy.

Dan kini, saat disebut-sebut autogamy tidak disebut-sebut mengenai self pollination.

Tetapi sepertinya self pollination merupakan salah satu bagian dari autogamy, seperti yang terkutip pada alinea berikut:

Autogami atau pembuahan sendiri mengacu pada peleburan dua gamet yang berasal dari satu individu. Autogami sebagian besar diamati dalam bentuk penyerbukan sendiri, suatu mekanisme reproduksi yang digunakan oleh banyak tanaman berbunga. 

 

Dendrobium macrostachyum Lindl./Dendrobium stuartii
punya sistem polinasi yang unik: autogamy, self pollination & cleistogamy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya