Natural Hybrids Dendrobium Seksi Phalaenanthe X Section Spatulata (4): Kategori Natural Hybrid

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa saja syarat yang harus dipenuhi suatu anggrek untuk masuk ke dalam kategori hibrid alam?

Pertanyaan ini sebenarnya tidak/belum ada jawaban yang detail. Jadi ya penulis hanya sekedar ambil kesimpulan pemahaman dari konten-konten yang ada.

Jadi, sepertinya para ahli taksonomi/botani juga belum yakin banget ya dengan anggrek-anggrek natural hibrid. Masih ada kebingungan di sana. Antar para ahli  masih saling bertolak-belakang atau belum ada kesepakatan satu sama lain. Hal yang wajar sebenarnya karena perbedaan pendapat itu pasti ada. Tetapi sampai kapan penggemar anggrek awam seperti kita harus menunggu kejelasannya?

Dugaan penulis, pendeskripsian anggrek natural hibrid didasarkan pada analisis di lapangan, bukan tes DNA atau in-vitro. Apalagi karakter anggrek natural hibrid itu juga unik, perpaduan gen dua induk yang berbeda tetapi sulit dibuktikan secara generatif melalui rekayasa in-vitro karena kaidah dasar hibrid adalah ‘nama sama ID beda, ID sama nama beda’. Karena itulah, seperti halnya spesies, anggrek natural hibrid juga seringkali mengalami revisi dan reklasifikasi.

Anggrek alam hibrid juga sulit dibuktikan secara kultivasi kedua induknya karena hasilnya bisa sangat berbeda dengan aslinya (natural type). Induk yang berbeda form, varian, atau subspesies dalam spesies yang sama, hasil silangnya juga berbeda. Bila dianggap mirip pun, belum serta merta langsung diambil kesimpulannya tanpa pengujian lebih lanjut. Rumit bukan?

Uji in-vitro juga membutuhkan proses yang lama, yang tentu saja akan memerlukan biaya yang tidak sedikit pula. Apalagi kalau dilanjutkan memakai uji DNA.

Jadi, pelabelan anggrek hibrid alami sebenarnya ‘hanya’ dianalisis berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan. 

Jadi memang perlunya kejujuran di sini. Jangan sampai hibrid remake dilabeli natural hybrid, dan begitu pula sebaliknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya