Segudang Keistimewaan Dendrobium aphyllum (Roxb.) C.E.C.Fisch.
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dendrobium aphyllum (Roxb.) C.E.C.Fisch., J.S.Gamble, Fl. Madras: 1416 (1928) adalah anggrek dengan Keistimewaan Segudang!
Beberapa poin kelebihan ini sudah diulas pada artikel-artikel lalu ya. Tetapi kayaknya terpencar-pencar di beberapa tulisan deh. Gpp kan kalau kita absen kembali segudang keistimewaan itu? Siapa tahu ada yang terlewat. Dan memang dengan tulisan ini ada bahasan keistimewaan yang belum tersentuh pada tulisan-tulisan sebelumnya.
Ok inilah poin-poin istimewa Dendrobium aphyllum:
- Bunganya wangi
- Bentuk bunga unik dengan labellum seperti terompet
- Banyak kuntum bahkan kemruyuk
- Keikinya cantik berwarna ungu atau keunguan
- Adaptif pada semua dataran
- Dijemur atau diteduhkan ok-ok aja
- Bulbnya bercorak titik-titik ungu
- Tidak berbunga aja udah cantik tampilannya (karena itu dijuluki Anggrek Tirai)
- Susunan daunnya sangat rapi
- Mudah dirawat – dicuekin aja dia tetap happy
- Mudah tumbuh dan berkembangbiak. Apalagi pertumbuhan dan perbanyakannya super cepat, bahkan dibanding dengan anggrek lain dalam seksi yang sama, Dendrobium.
Nah kali ini masih ada keistimewaan yang terlewatkan dan sangat penting bagi penggemar anggrek, utamanya pemula.
Tetapi sebelumnya izinkan ya cerita dulu dikit.
Dendrobium aphyllum, bukanlah plasma nutfah asli Indonesia. Anggrek pendatang/invasive dari Andaman
Is., Assam, Bangladesh, Cambodia, China South-Central, China Southeast, East
Himalaya, Laos, Malaya, Myanmar, Nepal, Thailand, Vietnam.
Entah yang berada di Indonesia ini berasal dari mana, saya belum pernah menemukan infonya.
Tetapi yang jelas, anggrek ini sudah menjadi anggrek legen karena populasinya di Indonesia sangat menggembirakan. Ditanam di rumah-rumah penduduk hingga sampai ke pelosok-pelosok.
Sayangnya meski seperti itu, Kew belum menotice Indonesia sebagai daerah introduction. Gpp lah, g penting juga. Yang penting kita tahu kalau anggrek ini ada mulai dari Sabang hingga Merauke.
Ok, kembali ke topik semula ya, tentang keistimewaan Anggrek Tirai yang belum ke notice.
Meski sudah bertahun-tahun ada di kebun, baru ngeh ya baru-baru ini kalau Dendrobium aphyllum punya keistimewaan yang luar biasa yang cocok untuk pecinta anggrek, utamanya yang masih memulai menyukai anggrek.
Apa itu?
Anggrek ini tahan penyakit dan hama!
Wah kelebihan yang membuat kita happy ya. Karena kita g terlalu khawatir kalau anggreknya akan diserang hama dan penyakit.
Memang sih bulb pangkal/tua duluan lebih rentan patah yang menyebabkan keiki-keiki yang berada di atasnya jatuh ke tanah bila belum sempat menancapkan akarnya ke media. Tetapi mungkin ‘kelemahan’ ini merupakan cara alami untuk menjaga populasinya supaya tidak over populate.
Kelebihan yang nyaris sempurna ini apa sebabnya ya? Apakah zat-zat kimia yang dilepaskan mampu menghalau ataupun menyerang hama dan penyakit? Entahlah, belum menemukan link yang membahasnya.
Hmm walau di Indonesia harga anggrek ini termasuk murah meriah, tetapi anggrek yang tampil istimewa juga akan membuat sejuk mata yang memandang, apalagi mata pemiliknya hehe. Anggrek yang tampil istimewa juga harganya bisa istimewa. Yuk berlomba-lomba membuat tampilan anggrek Dendrobium aphyllum supaya lebih WAH!
Komentar
Posting Komentar