Benarkah Setiap Anggrek Itu Cantik?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bagi penggemar anggrek, setiap anggrek itu cantik.

Sering banget saya menemukan komentar atau status yang mengatakan kalau (semua) anggrek itu cantik. Banyak bahkan yang g peduli ID anggrek miliknya, yang penting anggreknya CANTIK!

Benarkah demikian?

Jawabannya adalah YES!!!! Setiap anggrek memang cantik sesuai standar masing-masing karena memang sudah didesain sedemikian rupa dan sempurna oleh Allah SWT.

Tetapi….

Nah dari dasar keumuman setiap anggrek cantik, apakah suatu anggrek akan terseleksi akankah dirawat oleh seseorang penggemar anggrek atau tidak karena ada standar yang berbeda antar setiap penggemar anggrek. G mungkin kan ya seorang penggemar akan mengoleksi semua jenis anggrek, baik spesies maupun hibrid? Tentu ada pertimbangan-pertimbangan yang kita lakukan untuk membeli atau menolak suatu anggrek.

Apa saja itu standarnya?

SELERA. Yups, tergantung selera masing-masing. Ya kalau sudah masuk ranah selera, tidak ada satupun orang lain yang bisa mengutak-atiknya. Nah kalau ditanyakan tentang selera, ya inilah yang menjadi pembeda paling umum.

Ada yang lebih menyukai anggrek Dendrobium karena bla bla bla.

Atau suka anggrek Cattleya karena bla bla bla. Dan lain-lain

Karena selera pula anggrek imut-imut pun tetap dibilang cantik, meskipun orang lain mengatakan ‘kecil gitu g bisa dilihat kok dibilang cantik’. Dan sebagainya.

Kalau saya pribadi lebih memfavoritkan anggrek Phalaenopsis karena awal-awal suka anggrek yang  lebih banyak dibaca atau dilihat adalah Anggrek Bulan dengan berbagai macam jenis dan variasinya.

HARGA! Seleksi kedua apakah anggrek itu cantik atau tidak adalah HARGA! Memang yang bisa mematok harga adalah para penjual. Bukannya para penggemar tidak bisa mempengaruhi harga, tetapi memang umumnya yang menjadi pengaruh terhadap harga adalah penjual.

Banyak sih ya faktornya yang tentunya penjual tidak akan sembarangan mematok sesuatu harga itu sekian-sekian. Harga tinggi biasanya karena untuk memperolehnya membutuhkan perjuangan (waktu, tenaga, atau uang). Atau barang sulit didapatkan di pasaran.

Harga mahal tentu akan mengatrol gengsi anggrek itu, meskipun katakanlah menurut mayoritas penggemar anggrek tidak begitu cantik.

LANGKA! Semakin langka, di mata pemiliknya, maka anggrek tersebut kian cantik saja di matanya. Langka biasanya berbanding lurus dengan kesulitan untuk memperolehnya karena tidak setiap waktu tersedia, tidak semua penjual menjualnya, dan sebagainya. Biasanya tingkat kelangkaan juga berkorelasi dengan tingkat harga.

VIRAL! Apa yang sedang viral akan membuat anggrek itu kian cantik di mata para penggemarnya. Waktu sedang ramainya, anggrek anu yang sedang viral pun akan tampak lebih cantik.

PRESTISE! Umumnya yang punya prestise berasal dari anggrek hibrid, walau anggrek spesies juga ada.

Penyebabnya adalah bisa dari penampilannya yang luar biasa, atau bisa juga karena sosok sang breedernya. Karya-karya para maestro umumnya hasil karyanya selain cantik juga tampilannya luar biasa.

Untuk anggrek hibrid bisa dimasukkan karya-karya mas Dedek Setia Santoso yang mempunyai tampilan luar biasa dan spektakuler, ditambah sosok sang breeder yang sekarang memang lagi di atas daun dan merajai dunia anggrek hibrid Indonesia.

Dari kalangan anggrek spesies ada contoh Phalaenopsis javanica, Bulbophyllum gigantea, Bulbophyllum Phalaenopsis, atau ParaPhalaenopsis spp.

EKSKLUSIF! Siapa yang masih belum kenal dengan Dendrobium Nong Alsagoff? Atau Papilionanda Mimi Palmer?

Beberapa kategori yang tersebut pada artikel ini diborong oleh anggrek eksklusif ini. Harga mahal, memenuhi kriteria/standar anggrek idaman, sulit diperoleh, serta sulit diperbanyak (populasinya langka).

FENOMENAL! Termasuk di sini yang lagi viral, bikin heboh (ya karena ulah segelintir pecinta anggrek termasuk di sini para bakul dan lain-lain), atau mempunyai tampilan yang tak biasa, atau memenangkan suatu kontes.

TAK BIASA/UNCOMMON. Kesulitan untuk mendeskripsikan kategori ini. Selain itu kategori ini saya rasa juga terlalu melebar kemana-mana

Jadi ada anggrek yang memang tak biasa di kelasnya, di genusnya, dan lain-lain. Misalnya varian alba, kuning, atau mutasi Hello Kitty (misalnya) dan lain-lain.

Atau di suatu daerah memang tidak biasa ada anggrek ini. Misalnya Angraecum di Indonesia, dan lain-lain.

Hmm untuk kategori ini terserah teman-teman ajalah memberikan deskripsi atau standar atau apalah ya.

Ada contoh seperti Grammatophyllum Singo Edan, Dendrobium Capung, dan lain-lain.

FYI: beberapa anggrek satu nama bisa saja menempati beberapa kategori, karena itu harganya juga terus/ikutan melambung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya